Liga Champions Grup D
Ungguli Roma, Shakhtar Masih Bernapas
Kamis, 23 Nov 2006 05:10 WIB
Donetsk - Shakhtar Donetsk memperpanjang nafas mereka di Liga Champions sekaligus menjaga peluang lolos ke babak 16 besar setelah menundukkan AS Roma dengan skor 1-0.Kemenangan ini mengatar Shakhtar naik satu anak tangga ke posisi tiga Grup D dengan poin lima. Lebih dari itu hasil ini juga menjaga kans mereka lolos ke babak 16 besar.Jika mampu meraih kemenangan di partai terakhir atas Olympiakos dan pada pertandingan lain Roma takluk oleh Valencia, maka satu tiket tersisa grup ini akan diambil Shakhtar. Tiket pertama sudah jadi milik Valencia selaku juara grup.Sementara Roma yang sebelumnya cuma butuh hasil imbang untuk melangkah ke fase knock out kini harus berjuang ekstra keras di matchday terakhir dua pekan lagi. Pasukan Luciano Spalletti kini masih tertahan di posisi dua dengan poin tujuh.Sepanjang babak pertama laga yang dilangsungkan di RSK Olimpiyskiy, Kamis (23/11/2006) dinihari WIB itu berjalan dalam tempo lambat. Hasilnya tak banyak peluang tercipta di paruh pertama itu.Salah satu yang paling berpotensi gol adalah tandukan Brandao dari jarak dekat menyongsong umpan Jadson Rodriguez dari sayap kanan namun bisa diantisipasi oleh kiper Aleksander Doni.Sementara peluang tim tamu datang dari free kick Totti dan tendangan voli Philippe Mexes yang belum menimbulkan ancaman serius ke gawang Shakhtar yang pada pertandingan tersebut dikawal Bogdan Shust.Masuk babak kedua permainan mulai hidup. Di awal 45 menit kedua ini Shakhtar langsung mengancam saat kerjasama satu-dua antara Fernandino dan Ciprian Marica masih mentok di kaki Mexes.Beberapa menit berselang Marica kembali mengkreasikan serangan, kali ini ia bekerja sama dengan Jadson. Tapi kembali usahanya tak berbuah gol lantaran sepakannya yang kurang bertenaga.Roma yang pekan lalu berpesta 7-0 atas Catania bukannya tak berdaya sama sekali. Totti melepaskan umpan terukur pada Alberto Aquilani yang datang dari belakang, sayangnya usaha gelandang 22 tahun itu terhalang mistar gawang.Memasuki menit 62 kebuntuan akhirnya terpecahkan setelah Shaktar mampu mencetak gol. Kesalahan barisan pertahanan Roma dalam memasang jebakan offside membuat Marica berdiri bebas di sisi kiri kotak penalti, tandukannya mengoptimalkan crossing Jadson berakhir dengan bergetarnya jala Roma.Tertinggal satu gol memaksa Spalletti menambah daya serangnya, ia pun menarik bek Ferrari dan memasukkan David Pizarro. Mirko Vucinic dan Vincenzo Montella juga dimasukkan ke dalam lapangan dan membuat Roma memasang tiga penyerang dengan skema 3-4-3.Usaha tersebut memang membuat serangan Roma makin gencar. Montella saja punya dua peluang yang sempat membuat pendukung tuan rumah menahan napas di penghujung pertandingan. Sayang gol yang ditunggu-tunggu tak kunjung datang hingga wasit menutup pertandingan.Susunan PemainShakhtar Donetsk: Bogdan Shust, Dmytro Chigrynskiy, Olexandr Kucher, Anatoliy Tymoschuk, Igor Duljaj, Fernandinho (Gay '90), Razvan Rat, Jadson (Elano '80), Darijo Srna, Brandao, Ciprian Marica (Aghahowa '75)Roma: Doni, Marco Cassetti, Matteo Ferrari (Pizarro '69), Philippe Mexes, Christian Panucci, Alberto Aquilani (Montella '78), Daniele de Rossi, Alessandro Mancini (Vucinic '78), Simone Perrotta, Rodrigo Taddei, Francesco TottiFoto: Ciprian Marica, golnya membuat Shakhtar Donetsk masih bernapas di Liga Champions (UEFA). (din/lom)











































