Pemain Asing Jangan Terlalu Hebat
Jumat, 02 Feb 2007 16:02 WIB
Phnom Penh - Ada sebagian pandangan bahwa kualitas pemain-pemain asing di Indonesia tidak jauh beda dengan pemain lokal. Tapi di Kamboja sebaliknya. Pemain asing dilarang terlalu hebat.Dilansir Reuters, Jumat (2/2/2007), tim-tim peserta Piala Hun Sen -- Piala Kamboja -- tidak diperkenankan menurunkan pemain-pemain asing yang dimilikinya karena punya kelebihan yang 'tak adil' buat pemain-pemain lokal."Mereka lebih jangkung, lebih kuat, dan lebih berpengalaman. Tidaklah adil jika kami membiarkan mereka main. Mereka terlalu bagus dibandingkan pemain-pemain Kamboja," demikian ketua federasi sepakbola Kamboja, Sao Sokha.Dengan kebijakan tersebut maka pemain-pemain asing yang berada di negeri tersebut -- kebanyakan dari Korea Utara, Nigeria, dan Brasil -- harus menganggur sampai bulan Mei, sebelum musim baru kompetisi Liga Kamboja dimulai.Ditambahkan Sao Sokha, kebijakan itu tidak akan menyalahi aturan FIFA karena setiap federasi punya kekuasaan utama untuk mengembangkan talenta pemain-pemain setempat.Menurut pelatih klub Khemara, Los Salakhan, pihaknya menerima keputusan larangan tersebut. "Kalau boleh main ya main, kalau tidak, mereka boleh duduk dengan nonton saja," ujarnya.Khemara, juara Piala Hun Sen tahun lalu, saat ini memiliki beberapa pemain asing dari Brasil dan Korea Utara, yang belum turun ke lapangan sejak bulan Desember lalu, dan bahkan sudah meninggalkan negara tersebut.Peserta Piala Hun Sen -- dinamai dan disponsori Perdana Menteri (PM) Hun Sen -- berjumlah 30 tim. Sang PM menawarkan hadiah uang 10 ribu dolar dari kantong pribadinya untuk tim juara dan 5 ribu dolar buat runner up. (a2s/a2s)











































