Panitia Euro 2008 Berharap Balik Modal
Selasa, 13 Feb 2007 00:04 WIB
Berlin - Tinggal setahun lagi ajang Euro 2008 akan berlangsung. Sebagai turnamen yang akbar, peminat pasti membludak. Tapi pihak penyelenggara malah sudah puas jika balik modal.Rp 1,730 Triliun (147 juta euro) telah dianggarkan untuk Euro 2008 yang akan berlangsung di dua negara, Swiss dan Austria (SA). Angka yang pastinya akan membuat mata terbelalak. Meski begitu, jumlah pemasukannya juga tidak kalah besar yaitu Rp 1,624 triliun (138 juta euro), hanya dari penjualan tiket.Menurut Ketua Pelaksana Euro SA, Martin Kallen, dari anggaran sebesar Rp 1,730 triliun yang sudah disiapkan, tiap kota penyelenggara akan mendapat total sebesar Rp 220 miliar. Ajang tersebut akan berlangsung di delapan kota, yaitu Basel, Berne, Geneva, Zurich, Innsbruck, Klangenfurt, Salzburg, dan Wina."Kami akan menyediakan Rp 218 miliar (18.6 juta euro) bagi setiap kota penyelenggara. Selain itu Rp 4 miliar (375 ribu euro) juga akan diberikan kepada kota tersebut untuk menyediakan lokasi bagi fans," beber Kallen yang juga menjadi direktur pelaksana di Euro 2004 seperti dilansir AFP, Selasa (13/2/2007).Besarnya jumlah pengeluaran tersebut sebagian besar akan ditutupi oleh penjualan tiket yang mulai dijual 1 Maret 2007. Walau harga tiket diklaim lebih murah dari tiket Piala Dunia, namun perolehannya diperkirakan akan mencapai Rp 1,624 triliun (138 million euro).Sebagai ajang besar pada level negara -- yang bisa dibilang hanya setingkat di bawah Piala Dunia -- keuntungan besar pastilah terbayang. Siapa yang bisa menyangkal kalau kompetisi domestik negara-negara di Eropa sangat digilai pecandu sepakbola. Namun ternyata pihak penyelenggara malah tidak menargetkan untuk mereguk untung besar. Salah satu alasannya adalah kapasitas stadion tempat pertandingan, yang rata-rata hanya berjumlah 33,750 kursi."Kami cukup senang kalau bisa balik modal," tandas Kallen. (krs/din)











































