Piala UEFA
Juara Bertahan Tekuk Steaua Bucharest
Jumat, 16 Feb 2007 03:56 WIB
Bucharest - Steaua Bucharest harus mengakui ketangguhan juara bertahan Piala UEFA, Sevilla. Bermain di kandang sendiri, juara Piala Champions 1986 itu ditekuk 0-2.Steaua sepertinya akan sulit untuk mengulangi kejayaannya saat meraih Piala Champions 1986. Tidak diunggulkan, saat itu mereka jadi jawara dengan menundukkan Barcelona di final dan jadi klub Eropa Timur pertama yang sukses menjuarai ajang antarklub paling bergengsi Eropa.Kini, 21 tahun kemudian, Mirel Matei Radoi dkk diharapkan bisa mengulang kejayaan, walaupun di ajang berbeda, yaitu Piala UEFA. Namun apa daya, bertanding di depan publiknya di Stadionul Ghencea, Steaua malah dilumat Sevilla 0-2 dalam pertandingan leg pertama babak 32 besar, Jumat (16/2/2007) dinihari WIB.Sevilla yang kini duduk di posisi dua klasemen sementara La Liga Primera, memang tamu yang tangguh. Dua gol masing-masing dari Christian Poulsen sebelum turun minum, dan Frederic Kanoute bagai mengubur asa tuan rumah. Berkat kemenangan tandang ini, peluang Alexander Kerzhakov cs untuk lolos ke babak selanjutnya jadi sangat terbuka. Hasil ini tentunya akan jadi suntikan semangat bagi Sevilla yang penampilannya di liga domestik kurang positif. Dari lima laga terakhirnya di Liga Spanyol, pasukan besutan Juande Ramos itu hanya meraih satu kemenangan. Meski begitu, Sevilla tetap menunjukkan dirinya setingkat lebih baik dari Steaua. Tim tamu sedikit mendominasi pertandingan dengan 53 persen berbanding 47 persen. Sevilla melepaskan 8 kali tembakan sedangkan tuan rumah hanya 7 kali. Gol pertama Sevilla dicetak empat menit menjelang turun minum oleh Christian Poulsen. Pemain Denmark itu menjebol gawang Cornel Cernea dari jarak dekat dan mebuat Sevilla unggul 1-0 saat jeda.Di menit 77, Sevilla menggandakan keunggulan lewat gol penalti dari pemain pengganti, Frederic Kanoute. Masuk menggantikan Alejandro Alfaro di menit 68, Kanoute dipercaya menjadi algojo menyusul pelanggaran Dorin Goian terhadap Kerzhakov di kotak terlarang.Sementara itu peluang terbaik Steaua didapat Gabriel Bostina, namun sayang bola lob-nya masih mampu ditepis kiper Andres Palop. Skor akhir tidak berubah, 0-2 bagi kemenangan tim tamu, Sevilla.Tuan rumah pertandingan lainnya, Spartak Moscow, juga gagal meraih angka penuh saat menjamu Celta Vigo. Keduanya harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1. Spartak bahkan sempat tertinggal terlebih dahulu di menit 41 lewat gol Antonio Nunez. Beruntung Maxim Kalinichenko mampu menyamakan kedudukan lewat golnya di menit 64.Susunan Pemain:Steaua Bucharest: Cornel Cernea; Sorin Ghionea, Dorin Goian, Petre Marin, Mirel Matei Radoi, Stelian Stancu (M Croitoru '81), Gabriel Bostina, Ovidiu Petre (S Paraschiv '58), Valentin Badea (V Cristocea '62), Banel Nicolita, Cyril Thereau.FC Sevilla: Andres Palop, Carrion Aitor Ocio (C David '33), Alves Daniel, Julien Escude, Andreas Hinkel, Claro Adriano Correia, Alejandro Alfaro (F Kanoute '68), Enzo, Christian Poulsen, Antonio Puerta, Alexander Kerzhakov (E Chevanton'78).Spartak Moscow: Dmitri Homich; Antonio Geder, Martin Jiranek, Martin Stranzl, Vladimir Bystrov (N Bazhenov '46), Maxim Kalinichenko, Radoslav Kovac, Santos Batista Mozart, Egor Titov, Dmitri Torbinsky (D Boyarintsev '46), Roman Pavluchenko.Celta Vigo: Suarez Esteban; Lopez Angel, Matias Lequi, Diego Placente, Gabriel Sebastian Tamas, Fabian Canobbio, Daniel De Ridder (F Baiano '69), Santos Iriney, Gustavo Lopez, Antonio Nunez (A Jonathan '72), Perez Pablo Garcia (O Borja '79).Foto: Christian Poulsen dari Sevilla merayakan golnya ke gawang Steaua Bucharest (AFP/Daniel Mihailescu). (krs/din)











































