Perjudian Wenger

Jelang Liga Champions

Perjudian Wenger

- Sepakbola
Senin, 05 Mar 2007 11:06 WIB
Perjudian Wenger
London - Menjelang partai hidup-mati melawan PSV Eindhoven, Arsene Wenger masih dipusingkan dengan cedera Thierry Henry. Ia pun terpaksa melakukan perjudian. Pemain penting yang paling diperhatikan Wenger adalah Thierry Henry. Striker andalan The Gunners itu telah absen membela Arsenal saat bertanding di Stadion Phillips --yang berakhir 1-0 untuk PSV. Henry pun diistirahatkan pada final Piala Liga Inggris, Piala FA dan lanjutan Premiership melawan Reading. Keputusan itu tidak terlepas dari rencana Wenger untuk mengembalikan kondisi Henry supaya fit melawan PSV di leg kedua babak 16 besar di Stadion Emirates, Kamis (8/3/2007). Tetapi upaya itu terancam percuma. Diungkapkan Wenger, suntikan yang diperolehnya pada partai di Eindhoven rupanya malah memperparah cedera kakinya. Hingga kini kondisi top skor Arsenal sepanjang masa itu pun masih meragukan. "Kondisi Henry 50-50. Masalahnya ada di kaki tapi hamstring-nya pun bermasalah," ungkap Wenger beberapa waktu lalu. Namun manajer asal Prancis itu menegaskan bahwa ia tetap akan menyertakan Henry dalam skuadnya --walau artinya dia harus berjudi dengan pemain yang bahkan belum lancar berlari. "Yang utama harus diketahui adalah, apakah ia bisa bermain jika tidak dalam kondisi 100 persen? Jika bisa maka kami masih harus melihat apakah kami bisa menaruhnya di skuad. (Tapi) saya akan tetap melakukannya," sebut Wenger seperti dilansir Sky Sports. "Jika dia bisa berlari dan bermain maka saya pasti akan memainkannya. Tetapi sekarang masih terlalu dini untuk mengatakan apakah ia bisa melakukannya," ungkapnya.Wenger mungkin tidak punya pilihan mengingat Arsenal harus memenangkan laga tersebut dengan skor minimal 2-0 atau selisih dua gol lainnya guna melanjutkan kiprahnya di Liga Champions. Adapun Henry akan menjalani tes kesehatan hari Selasa besok. Selain dia, beberapa punggawa Arsenal yang masih diragukan adalah Tomas Rosicky, Emmanuel Eboue dan Robin Van Persie. (mel/lom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads