Ini Memang Kejam, Wenger
Kamis, 08 Mar 2007 08:53 WIB
London - Arsenal terdepak di tiga turnamen dalam waktu kurang dari dua minggu. Sama seperti musim lalu, tropi juara pun gagal dikoleksi musim ini. Sepakbola memang bisa teramat kejam, Monsieur Wenger.Arsene Wenger hanya bisa terhenyak menyaksikan kegagalan timnya di babak 16 besar Liga Champions musim ini. Kalah 0-1 di leg pertama, Cesc Fabregas dkk dibuat layu oleh gol Alex di menit 83, yang membuat PSV Eindhoven menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di Emirate Stadium, Kamis (8/3/2007) dinihari WIB."Kami sedikit kurang tajam, dan tentu saja kehilangan kualitas di sepertiga terakhir pertandingan. Kami tidak mengambil peluang-peluang kami," demikian Wenger menjabarkan penyebab kekalahan timnya itu."Ini sungguh kejam," katanya melanjutkan. "Tapi Anda harus kuat menerimanya."Wenger boleh merasakan kekejaman pada nasib skuadnya. Bagaimana tidak, bahkan di Eindhoven pun mereka lebih mendominasi permainan dan memiliki banyak kesempatan untuk memenangi pertandingan.Pun hal ini dinihari tadi. Menghabiskan satu babak pertama di jantung pertahanan PSV, tidak sekalipun gawang Gomes tembus oleh serangan pasukan "Gudang Peluru".Gol itu baru datang lewat bantuan pemain PSV sendiri, Alex, yang membelokkan tendangan Emmanuel Adebayor di menit 58. Alex pula yang membuyarkan keunggulan tersebut setelah bek Brasil itu menyundul masuk free kick Edison Mendez tujuh menit menjelang bubaran.Dor! Arsenal tertembak dan terkapar di kandangnya sendiri. Ini adalah "kematian" ketiga Londoners dalam kurun dua pekan. Mereka tumbang di final Piala Liga Inggris, lalu disingkirkan Blackburn Rovers di putaran kelima Piala FA.Kekejaman di final Piala Carling dirasakan Wenger karena timnya mencetak gol lebih dulu sebelum dibalas dan dibikin semaput oleh dua gol Didier Drogba. Pun di Piala FA, Arsenal tampil dominan tapi Blackburn mendapatkan satu gol dari sedikit peluang yang mereka ciptakan."Ini sebuah kekecewaan besar," ungkapnya. "Saya tidak merasa kami gagal di Piala Carling. Kami out dari Piala FA dan itu juga kekecewaan yang besar, tapi tak sebanding dengan yang satu ini (Liga Champions)."Wenger, yang musim ini mengklaim sukses melakukan regenerasi tim di tubuh Arsenal, untuk kedua kalinya berturut-turut gagal mempersembahkan gelar juara. Musim lalu mereka finis di peringkat empat Premiership, tergusur di babak keempat Piala FA, kalah di semifinal Piala FA, dan tumbang di final Liga Champions. (a2s/din)











































