MU Memang yang Terbaik

MU Memang yang Terbaik

- Sepakbola
Rabu, 11 Apr 2007 11:03 WIB
MU Memang yang Terbaik
Jakarta - Sulit mencari pembuktian lebih nyata dibanding kemenangan 7-1 di babak sepenting perempatfinal Liga Champions. Tetapi tidak itu saja, statistik Setan Merah musim ini memang terbaik di Eropa.Siapa pun timnya, jika sampai ke perempatfinal Liga Champions tentu punya kekuatan istimewa, termasuk AS Roma. Tim Luciano Spaletti menunjukkan keistimewaannya saat menekuk Olimpique Lyon 2-0 di Prancis pada babak 16 besar.Namun tim yang hebat itu hancur lebur di Old Trafford. Tujuh gol dari pasukan Alex Ferguson membuat Roma terkapar dan takkan melupakan skor paling memalukan sepanjang sejarah Gialorossi. Bahkan Daniele De Rossi sama sekali tidak merasakan kebahagiaan saat mencetak gol tunggal Roma.Bagaimana mungkin MU bisa tampil sedahsyat itu? Ada dua faktor yang berperan besar yakni, kemampuan dan motivasi. Jika merunut kejadian sebelum pertandingan, MU benar-benar berada di titik terendah musim ini. Untuk pertama kalinya MU menelan dua kegagalan beruntun atas Roma dan Portsmouth dengan skor sama, 1-2.Ryan Giggs cs tersentak. Ditambah kartu merah Paul Scholes yang dinilai tidak adil, serta pengorbanan fans MU yang menjadi sasaran pentungan polisi Roma, MU semakin bernafsu untuk mencari pelampiasan. Emosi inilah yang dimainkan dengan lakon sempurna di depan pelanggan tetap The Theatre of Dreams.Euforia treble winner kembali berkibar. Bahkan Fergie yang sudah 21 tahun menangani MU, menilai inilah penampilan terhebat tim asuhannya di Liga Champions, mengalahkan the winning team 1999.Pujian Fergie tidak berlebihan. Kenyataannya kolaborasi anak-anak muda seperti Ronaldo dan Wayne Rooney bersama pemain-pemain senior seperti Giggs, Gary Neville, Paul Scholes juga Edwin van der Sar, merupakan yang terbaik di antara klub-klub elit Eropa saat ini.Dari 32 pertandingan di liga domestik, MU mencetak 75 gol atau rata-rata 2,69 gol per pertandingan. Tentu saja angkanya akan lebih fantastis jika digabungkan dengan hasil Liga Champions dan Piala FA yang akhir pekan ini memainkan babak semifinal.Hanya ada Inter Milan yang belum terkalahkan di Seri A yang memiliki statistik mengimbangi MU. Namun tim Roberto Mancini ini sudah lebih dulu tersingkir di Liga Champions.Jika ada yang membuat MU tidak diunggulkan mutlak di Liga Champions, itu adalah rivalnya di Inggris, Chelsea. Tetapi kenyataannya juara Premier League ini tidak memiliki catatan seproduktif MU.Hanya saja hasil akhir selalu dijadikan patokan. Hal ini jugalah yang membuat Chelsea disejajarkan dengan MU dalam bursa taruhan terbaru calon juara Liga Champions saat ini. Rata-rata rumah taruhan besar di Eropa pun memberikan koefisien sama yakni 1/2 untuk kedua tim. Ini lebih meyakinkan, dibanding apa yang diperoleh Liverpool saat mengalahkan PSV Eindhoven di leg I perempatfinal Liga Champions pekan lalu.Semangat yang diusung The Red Devils kini bukan sekedar meraih treble winner yang memang belum disamai tim mana pun. Tetapi lebih dalam itu yakni, membuat sejarah sebagai tim pertama yang dua kali meraih treble winner. (lom/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads