Oddo Kehilangan Medali Juara
Kamis, 24 Mei 2007 11:01 WIB
Athena - Massimo Oddo senang ikut membawa AC Milan merebut juara. Namun ada kesedihan tersendiri yang dirasakan bek Milan ini di tengah luapan kegembiraan Milan di Athena.Oddo baru berseragam I Rossoneri saat jendela transfer pemain kedua 2007 dibuka setelah sebelumnya menjadi pemain Lazio. Namun tak perlu waktu yang lama bagi bek internasional Italia ini untuk beradaptasi dengan permainan Milan.Posisi Cafu sebagai bek kanan langsung tergeser oleh Oddo. Pelatih Carlo Ancelotti semakin memberikan kepercayaan penuh kepadanya. Terbukti pada final Liga Champions ini pemain berusia 30 tahun ini dipasangkan penuh selama 90 menit.Tentu saja Oddo merasa kegembiraaan yang sangat setelah sukses mengatasi Liverpool 2-1 di Athena, Kamis (24/5/2006) dinihari WIB. Baginya sukses merasakan gelar Liga Champions melebihi kegembiraannya saat membawa Italia menjadi Juara dunia 2006. "Jujur saja. Saya tidak merasakan sepenuhnya juara dunia menjadi "milik" saya. saya hanya bermain selama 20 menit, namun saya selalu siap dan mencoba mebuat diri saya berguna. Ini pengalaman yang indah," ungkap Oddo seperti dilansir Goal.Oddo pun bersyukur karena memiliki rekan setim yang baik yang membuatnya seperti merasa di rumah sendiri meskipun baru bergabung Januari lalu. "Saya harus berterima kasih kepada pelatih dan rekan setim saya karena membuat saya merasa nyaman," ujarnya.Namun dalam kegembiran Milan merayakan gelar Liga Champions ketujuh kalinya adalah sedikit rasa sedih yang dirasakan oleh Oddo. Ia kehilangan medali juara Liga Champions di lapangan saat melakukan selebrasi di lapangan stadion Olimpics."Saya kehilangan medali kemenangan saya. Saya harus bisa mendapatkannya lagi atau meminta mereka membuatkan satu lagi buat saya," keluh bek Milan ini. (key/a2s)











































