Aragones Mundur Usai Euro 2008
Kamis, 07 Jun 2007 00:09 WIB
Madrid - Federasi Sepakbola Spanyol dipastikan harus mencari calon pelatih baru usai Euro 2008. Pelatih saat ini, Luis Aragones, menyatakan mundur setelah turnamen di Austria-Swiss itu.Aragones mengatakan rencana pengunduran dirinya itu menjelang duel Tim Matador melawan tuan rumah Liechtenstein malam ini, Rabu (6/6/2007), karena kontraknya pun memang berlaku hanya sampai musim panas tahun depan. "Saya katakan pada federasi bahwa mereka harus mencari seseorang untuk menggantikan saya setelah Piala Eropa," demikian Aragones seperti dilansir AFP. Lelaki gaek itu -- usianya 68 tahun -- menukangi timnas Spanyol pasca Piala Dunia 2004 sebagai penerus Inaki Saez. Ia punya curriculum vitae yang panjang karena pernah melatih banyak klub Spanyol seperti Atletico Madrid, Real Betis, Barcelona, Espanyol, Sevilla, Valencia, Real Oviedo, dan Real Mallorca.Aragones pernah memicu kontroversi saat melontarkan hinaan rasis terhadap Thierry Henry. Ia melakukannya sewaktu memotivasi Jose Antonio Reyes dalam sebuah latihan.Ia juga beberapa kali berhadapan dengan rencana mundur maupun tuntutan supaya mundur. Menjelang Piala Dunia tahun lalu Aragones sempat mengatakan akan lengser apabila Spanyol tidak mampu menembus minimal babak perempatfinal.Namun ia tidak memenuhi niatnya itu. Spanyol tersingkir di babak perdelapan final di tangan Prancis, tapi Aragones tidak jadi mundur. Kemudian, gara-gara performa Iker Casillas dkk buruk di awal kampanye kualifikasi Euro 2008, banyak pihak meminta Aragones dipecat. Namun federasi bahkan nyaris memberinya tambahkan kontrak dua tahun lagi.Namun Spanyol kini kembali ke treknya dan berpeluang lolos ke putaran final kejuaraan paling bergengsi antarnegara Eropa itu. (a2s/key)











































