Arab dan Bola Lambung di Kotak Penalti

Arab dan Bola Lambung di Kotak Penalti

- Sepakbola
Minggu, 15 Jul 2007 00:17 WIB
Arab dan Bola Lambung di Kotak Penalti
Jakarta - Strategi "standar" sebuah tim yang postur pemain-pemainnya lebih tinggi daripada tim lawan adalah menyerang lewat udara. Arab Saudi menuai sukses dari situ.Strategi seperti itu diterapkan Arab saat menghadapi Indonesia, Sabtu (14/7/2007). Berkali-kali umpan-umpan silang pasukan Green Falcons ke jantung pertahanan tuan rumah bikin deg-degan publik Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.Terbukti kedua gol yang dilesakkan Yasser Al Qahtani dan Saad Al Harthi lahir lewat sundulan, masing-masing di menit ke-11 dan menit ketiga injury time. Dan itu cukup untuk mengalahkan Indonesia dengan skor 2-1."Gol kami datang dengan begitu saja, sekalipun kami tidak sering berlatih dalam situasi-situasi seperti ini," ungkap pelatih Helio Dos Angos usai pertandingan."Dalam beberapa pertandingan ujicoba kami mencetak tiga gol seperti itu. Saya instruksika pemain untuk mengirim bola lambung untuk disundul. Dan itu berhasil. Ini momen yang penting."Dos Anjos juga menekankan anak-anak buahnya untuk tidak menghiraukan tekanan dari suporter tuan rumah yang jumlahnya amat besar. Ia menularkan pengalamannya sebagai orang bola dari sebuah negara Latin."Saya tahu seperti apa penonton yang membludak di stadion. Saya percaya kami takkan terpengaruh secara negatif. Fans justru akan memberi sebuah tekanan kepada tim untuk menampilkan permainan terbaiknya.""Saya selalu meminta pemain untuk bermain seakan-akan mereka artis. Hal terpenting untuk artis manapun adalah penonton, karena itu memotivasi mereka untuk mengerahkan kemampuan terbaiknya," sambung pelatih asal Brasil itu.Dos Anjos, yang baru sebulan Arab dan langsung mendapat kritikan gara-gara imbang 1-1 melawan Korea di pertandingan pertama, juga mengomentari timnas Indonesia. Ia menilai kelebihan Bambang Pamungkas cs adalah kolektivitas bermain."Dari yang saya lihat sewaktu mereka menghadapi Bahrain, Indonesia punya pelatih yang bagus, organisasi tim yang baik. Mereka bermain sebagai sebuah kesatuan dan itulah poin mereka yang paling kuat."Foto: Saad Al Harthi. Pencetak gol penentu kemenangan Arab Saudi atas Indonesia. Gol ia ciptakan lewat sundulan. (AFP/Jewel Samad) (a2s/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads