Sedikit Lagi, Indonesia!

Piala Asia

Sedikit Lagi, Indonesia!

- Sepakbola
Senin, 16 Jul 2007 10:26 WIB
Sedikit Lagi, Indonesia!
Jakarta - Kalau saja wasitnya tidak bermasalah, kalau saja Ismed Sofyan tidak melakukan pelanggaran, kalau saja tidak ada Saad Al Harthi, cerita tentang Indonesia mungkin tidak berakhir pahit.Kalah oleh gol di menit terakhir memang terasa pedih sampai ke ulu hati, apalagi demi melihat Syamsul Bachri dkk jatuh bangun begitu rupa menghadapi tim sekuat Arab Saudi. Rasa-rasanya kejadian hari Sabtu malam kemarin seperti tangan yang dicubit tapi seluruh anggota badan ikut terasa sakit. Menyaksikan Maman dkk menggelosor di tengah lapangan setelah peluit panjang berbunyi membuat semua orang Indonesia serasa ikut menderita.Tapi sad ending itu sudah terjadi. Berandai-andai pun akan mirip dengan penyesalan yang tiada guna. Padahal semua yang telah dicapai pasukan Merah Putih sejauh ini masih sangat berguna, peluang pun tetap ada.Dengan tiga poin di tangan, Indonesia bersama Bahrain hanya kalah satu angka dari pimpinan sementara Grup D, Arab Saudi. Korea, tim favorit selain Arab, malah berada di posisi terbawah dengan nilai satu, setelah tadi malam secara mengejutkan ditekuk Bahrain 1-2.Untuk lolos ke babak perempatfinal, cara paling aman adalah menang atas Korea di laga terakhir grup hari rabu (18/7/2007) lusa. Memang ada skenario lain, yakni Bahrain kalah dari Arab, dan Indonesia hanya perlu mencari hasil seri melawan Korea.Tapi Korea butuh menang, demikian pula Bahrain. Dan Korea pun dari segi reputasi dan prestasi levelnya masih di atas Indonesia. Artinya, Lee Chun-soo dkk tetap jadi momok yang amat berbahaya.Sulitkah menghadang Taeguk Warriors? Tentu saja. Statistik pertemuan dengan tim Negeri Ginseng tidak mendukung Indonesia, yang entah kapan terakhir kali bisa menang dari langganan Piala Dunia sejak 1986 itu.Tapi pertanyaan seperti itu seharusnya mudah dijawab dengan melihat hasil di dua pertandingan pertama. Bahrain mampu ditaklukkan, Arab juga nyaris ditahan sampai mimpi buruk injury time mendatangi gawang Yandri Pitoy.Yang perlu digarisbawahi adalah Indonesia punya kualitas. Itu jelas. Arab, juara Asia tiga kali, tahu bagaimana perlawanan pasukan Ivan Kolev, plus kuatnya gelombang tekanan dari publik Senayan. Dan itu semua hampir berhasil. Betul-betul sudah dekat. Jadi, ini sudah kepalang tanggung. Korea, betapapun besarnya nama mereka di Asia, tetap bisa dihentikan. Bahrain saja bisa, kenapa Indonesia tidak? Ayo, maju terus! (a2s/ian)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads