Piala Asia
Irak ke Final Lewat Adu Penalti
Rabu, 25 Jul 2007 20:17 WIB
Kuala Lumpur - Irak mengukir sejarah di Piala Asia setelah untuk kali pertama lolos ke babak final. Dalam laga semifinal "Singa Mesopotamia" menundukkan Korea Selatan 4-3 melalui adu penalti.Inilah final pertama Irak sepanjang 33 tahun keikutsertaan mereka di Piala Asia. Prestasi terbaik yang pernah mereka torehkan sebelumnya hanyalah posisi empat yang mereka raih tahun 1976.Buat Korea kekalahan ini memupus ambisi mereka meraih gelar juara Piala Asia yang terakhir mereka rengkuh tahun 1960 silam. Sebagai salah satu tim unggulan, penampilan Taeguk Warriors terbilang jauh dari memuaskan karena hanya tiga gol, di luar adu penalti, yang berhasil mereka cetak sejak fase grup lalu.Bertanding di bawah guyuran hujan lebat di Stadion Bukit Jalil, Rabu (25/7/2007) Irak dan Korsel tetap tampil ngotot di awal laga. Sebagai tim yang lebih diunggulkan Korsel memang jauh lebih menguasai ball possession, namun skuad besutan Pim Verbeek itu justru lebih banyak terancam.Peluang pertama Irak datang dari Younis Mahmoud yang meloloskan diri dari kawalan Sang-Sik Kim dan melepas tendangan dari sudut sempit di dalam kotak penalti. Namun usaha ini hanya membentur sisi luar gawang.Itu bukan peluang satu-satunya sang kapten, sepanjang 45 menit pertama, pemain bernomor punggung sepuluh itu setidaknya punya tiga peluang yang membuat fans Korea menahan napas melalui aksi-aksinya. Sementara usaha Hawar Mohammed menanduk bola di muka gawang dalam posisi tidak terkawal juga tak berujung gol karena bola tak tersentuh kepalanya.Korea nyaris tak memiliki peluang matang di babak pertama. Gagal menembus ketatnya barisan pertahanan Irak membuat Lee Chun-soo cs mengandalkan tendangan jarak jauh yang sama sekali tidak mengarah ke gawang irak yang dikawal Noor Sabri Abbas.Memasuki paruh kedua laga berlangsung lebih menarik dengan kedua kesebelasan gantian melancarkan serangan. Korea mulai menunjukkan kelasnya sebagai tim papan atas Asia, kebangkitan Taeguk Warriors diawali tendangan Lee Chun-soo dari dalam kotak penalti gagal menemui sasaran.Selanjutnya Korsel terus menekan Irak dan membuat kiper Noor Sabri Abbas harus berjibaku mengamankan gawangnya. Tandukan Choi Sung-kuk memanfatkan sepak pojok tertahan pemain bertahan Irak sementara tendangan bebas Yeom Ki-hun jauh dari luar kotak penalti dengan susah payah ditepis Abbas.Irak bukannya tanpa perlawanan. Beberapa kali Younis Mahmoud dan Karrar Jassim memaksa barisan belakang Korsel bekerja keras mempertahankan daerahnya bahkan mampu melepaskan tembakan namun gagal menemui sasaran. Skor 0-0 bertahan hingga 2 x 90 menit membuat laga dilanjutkan dengan perpanjangan waktu.Di babak tambahan, irak tampil lebih dominan dengan menciptakan sangat banyak peluang. Salah satunya melalui sepakan Hawar Mohammed ke gawang yang kosong namun tak juga mengubah skor karena bisa diselamatkan pemain Kim Jin-kyu yang berdiri di garis gawang. Skor yang tak juga berubah memaksa laga diselesaikan lewat adu penalti.Korsel yang lolos ke semifinal melalui kemenangan adu penalti atas Iran gagal mengulang sukses tersebut. Setelah Lee Chun-soo, Lee Dong-gook dan Cho Jae-jin melaksanakan tugasnya dengan baik, dua eksekutor selanjutnya bernasib sial, sepakan Yeom Ki-hun diblok Abbas sementara tendangan Kim Jung-woo membentur mistar. Sebaliknya empat eksekutor Irak yakni Hawar Mohammed, Qusay Munir, Haidar Abdul dan Ahmed Menajed menjalankan tugasnya dengan sempurna. (din/din)











































