Dari Liverpool Sampai Irak

Final Piala Asia

Dari Liverpool Sampai Irak

- Sepakbola
Minggu, 29 Jul 2007 19:00 WIB
Jakarta - Berasal dari London, tapi mendukung Liverpool. Tinggal di Malaysia namun malah pegang Irak. Aneh?Unik memang, tapi begitulah pilihan Jonathan saat ditemui detiksport di depan gerbang XII, menjelang laga puncak Arab Saudi versus Irak, Minggu (29/7/2006)."Saya dari London, tapi fans Liverpool," seringai Jonathan.Pun begitu sekarang. Pria 33 tahun yang sejak satu setengah tahun silam berdomisili di Bukit Bintang, Malaysia tersebut bukannya mendukung negara yang sedang dihuninya."Saya dukung Irak, dulu dukung Iran tapi sudah kalah. Saya bersimpati dengan perjuangan mereka. "Kalau timnas Malaysia tidak (dukung), walaupun setiap pertandingan mereka dijamin ada gol ke gawang mereka," seloroh pria yang mengaku berpofesi sebagai business trainer tersebut.Terhadap partai puncak, Jonathan yang mengklaim selalu menyaksikan tiap laga di Malaysia, mengharapkan pertandingan bakal berjalan seru dan alot, walau banyak yang lebih menjagokan Arab Saudi jadi jawara."Pertandingan di Malaysia berjalan membosankan. Kalau untuk sekarang Irak akan menang 5-4 di babak penalti, setelah sebelumnya bermain 0-0," prediksi dia.Untuk membuktikan dirinya sebagai pendukung setia "Singa Mesopotamia", Jonathan pun tak absen mengenakan kostum Irak berwarna putih. Tetapi kenapa topi yang membungkus kepalanya malah topi timnas Indonesia?"Ini kan suvenir. Saya selalu mengumpulkan suvenir dari setiap negara yang saya singgahi, Kolombia, Argentina, Brasil, Jepang dan Cina," tutup Jonathan yang lantas melangkah ke gerbang masuk stadion. (a2s/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads