Arsene Wenger, Pak Tua yang Mulai Merendah
Rabu, 24 Okt 2007 07:50 WIB
Jakarta - Sudah 23 tahun Arsene Wenger berkarir sebagai manajer (tim senior), sudah 11 musim ia memimpin Arsenal. Di usianya yang menjelang kepala enam sang "Profesor" mulai merendah.Musim lalu Wenger boleh jadi masih mudah disulut emosinya terutama dalam persaingannya dengan "si mulut besar" Jose Mourinho. Rivalitasnya dengan Sir Alex Ferguson pun, yang ditandai dengan perang urat syaraf, masih selalu sengit.Namun sejak awal musim ini Wenger seperti berubah. Perubahan itu seiring dengan berubahnya paradigma The Gunners yang lebih efisien dalam berbelanja pemain dan mengoptimalkan talenta-talenta muda yang ada.Ketika pasukan muda binaannya mulai memperlihatkan hasil menggembirakan, pria asal Prancis ini berusaha tidak cepat senang, walaupun fansnya begitu antusias melihat performa atraktif Cesc Fabregas dan kawan-kawan.Setiap kali timnya meraih kemenangan, yang hingga kini sudah terkumpul 13 kali dari 14 pertandingan, Wenger buru-buru turun ke bumi. Kalimat yang dilontarkannya selalu bermakna merendah."Jangan sombong", "Ini belum yang terbaik", atau "musim kompetisi masih panjang, hasil ini belum bisa dijadikan ukuran". Demikian kebiasaan baru Wenger belakangan ini, termasuk setelah timnya menggasak Slavia Praha 7-0 dinihari tadi."Ya, ini pernampilan sebuah tim yang komplet," ujarnya tentang kemenangan besar tersebut. "Tapi kami adalah sebuah tim yang muda dan masih bisa berkembang.""Masih banyak yang bisa muncul dari tim ini. Mampukah kami tetap rendah hati dan kaki tetap menjejak tanah? Bisakah kami terus menikmati apa yang kami lakukan ini? Kalau bisa, saya rasa kami bisa berkembang."Wenger memang sudah memakan asam-garam sepakbola Liga Inggris. Sejak digaet Arsenal pada September 1996, ia sudah mempersembahkan banyak tropi juara lokal untuk klub London utara itu.Puncak prestasi Wenger adalah saat membawa Arsenal memenangi Premier League musim 2003/2004 tanpa terkalahkan. Namun di level Eropa ia belum pernah menjadi juara. Catatan terbaiknya baru runner up Piala UEFA 2000 dan Liga Champions 2006.Dengan performa saat ini yang ciamik, tak heran banyak orang mulai menjagokan Arsenal untuk meraih tropi Eropa, yang finalnya digelar di Moskow pertengahan tahun depan.Apa tanggapan Wenger? "Kami tak punya alasan untuk terhanyut, karena orang-orang yang sama akan mengatakan kami kini bisa juara Eropa, padahal dua bulan lalu mereka bilang kami akan finis di urutan 15," jawab dia seperti dikutip AFP.Begitulah Monsieur Wenger saat ini, yang pada hari Senin lalu umurnya telah bertambah menjadi 58 tahun. (a2s/krs)











































