Cristiano Ronaldo diskors usai cabut dari kamp latihan Timnas Portugal. Presiden Federasi Sepakbola Portugal (FPF) berharap CR7 gabung lagi setelah skorsing.
Ronaldo meninggalkan kamp Timnas Portugal di Denmark pada jeda internasional lalu. Pemain berusia 41 tahun ini merasa dikecewakan oleh pelatih Jorge Jesus karena tak dimainkan saat menghadapi Norwegia.
FPF mengambil tindakan atas kelakuan indisipliner Ronaldo. Federasi menskorsing sang kapten selama proses investigasi berlangsung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hukuman yang bisa diterima Ronaldo meliputi skorsing 1-6 bulan. Tidak sedikit yang memprediksi CR7 telah memainkan pertandingan terakhirnya bersama Timnas Portugal.
Presiden FPF Pedro Proenca menyerahkan kasus Ronaldo kepada Dewan Disiplin FPF. Di sisi lain, dia berharap pemainnya itu tak buru-buru memutuskan pensiun dari tim nasional.
"Ini adalah waktu buat ketenangan, untuk kedamaian. Kami semua duduk bersama. Ada keinginan besar untuk mendapatkan kembali kapten kami," kata Proenca, dilansir dari CNN Portugal.
Golo de Cristiano Ronaldo na vitória do Al Nassr 🫡 @SPL_EN | @AlNassrFC_EN https://t.co/PwVQfOuH98
— Portugal (@selecaoportugal) October 9, 2026
"Bakal ada proses disiplin yang normal. Pihak berwenang akan mengevaluasi secara independen," dia menambahkan.
"Apa yang kita perhatikan saat ini adalah keinginan, pertama dari Federasi Sepakbola Portugal (FPF), untuk mendapatkan kembali kapten dengan cepat, keinginan yang telah diungkapkan oleh pelatih tim nasional kami. Ini adalah waktu untuk menyerukan ketenangan," ujarnya.
(bay/rin)










































