Di pertandingan pemuncak yang dihelat di Stadion Ohene Djan, Akra, Ghana, Senin (11/2/2008) dinihari WIB, Mesir, sang juara bertahan, menang melalui gol semata wayang yang disumbangkan oleh Mohammed Aboutrika.
Mesir sudah membuka peluang saat laga baru berusia enam menit. Tendangan bebas yang dilepaskan oleh Housni Abd Rabou harus diamankan oleh kiper Kamerun, Carlos Kameni, dengan sedikit bersusah payah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisa waktu babak pertama, kedua kesebelasan bertukar sejumlah peluang. Namun demikian, upaya mereka masih menemui jalan buntu sehingga saat babak pertama usai, kedudukan masih 0-0.
Memasuki babak kedua, Kamerun mencoba bermain lebih ofensif dengan memasukkan striker Mohammadou Idrissou. Penyerang tunggal Samuel Eto'o tampil tidak maksimal karena dikawal sangat ketat oleh bek-bek Mesir.
Tapi Mesir-lah yang akhirnya bisa mencetak gol dalam pertandingan ini.
Gol yang tercipta di menit 77 ini berawal dari keberhasilan Mohamed Zidan yang baru masuk di babak kedua untuk mencuri bola dari kaki Rigobert Song. Bola disodorkan Zidan kepada Aboutrika yang tanpa kesulitan menjebol jala gawang Kameni. Mesir pun unggul 1-0.
Sisa waktu yang ada coba dimanfaatkan Kamerun untuk membalas. Tapi Eto'o yang terlihat sedikit cedera tidak dapat menampilkan performa maksimal. Hingga waktu normal 90 menit berakhir, kedudukan 1-0 untuk Mesir tidak berubah. Hasil ini mengulangi kemenangan 4-2 yang diraih Mesir di fase grup turnamen ini.
Mesir pun berhak atas gelar juara Piala Afrika 2008. Ini adalah kali keenam tim "Firaun" sukses menjadi yang terbaik. Sebelumnya, Mesir menjadi juara di penyelenggaraan tahun 1957, 1959, 1986, 1998 dan 2006.
Foto: Mohammed Aboutrika (kanan), sang pencetak gol kemenangan Mesir (AFP/Issouf Sanogo)
(arp/ian)











































