Akhir Perjuangan Liverpool?

Jelang Liga Champions

Akhir Perjuangan Liverpool?

- Sepakbola
Senin, 18 Feb 2008 10:40 WIB
Akhir Perjuangan Liverpool?
Jakarta - Perjuangan Liverpool untuk meraih tropi tersisa di musim ini bisa berakhir lebih cepat. Kedatangan Inter Milan midweek lusa di ajang Liga Champions berpeluang mengubur asa The Reds.

Kekalahan 1-2 atas tim divisi Championship, Barnsley, di Piala FA akhir pekan lalu adalah bukti terakhir betapa mengkhawatirkannya kondisi Liverpool saat ini. Apalagi kekalahan tersebut mereka derita di Anfield yang merupakan stadion kebesarannya dan terkenal angker itu.

Sudah jauh-jauh hari Liverpool dicoret dari persaingan Liga Inggris, sementara di Piala Liga mereka juga out menyusul kekalahan atas Chelsea di perempatfinal. Tinggalah Liga Champions jadi satu-satunya tempat Rafael Benitez mengais mencari tropi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sayangnya, satu yang bisa diprediksikan dari perjuangan Liverpool saat ini adalah ekstra berat. Liga Champions adalah arena buat klub terbaik Eropa, dan yang akan membuat langkah pertama mereka babak di knock out makin berat adalah lawan yang akan mereka hadapi yang tak lain merupakan juara Italia, Inter Milan.

Dilihat dari statistik, mudah saja membandingkan penampilan kedua tim. Selain masih memuncaki klasemen dengan nol kekalahan, pasukan Roberto Mancini baru sekali menelan kekalahan sepanjang musim ini saat bertandang ke Fenerbahce dengan skor 0-1.

Di Premier League sudah tiga kali Liverpool tumbang, sementara di fase grup Liga Champions mereka dua kali bertekuk lutut. Tambahkan pula kegagalan mereka di Piala Liga Inggris dan FA Cup.

"Kami harus bermain dengan jauh lebih baik dan mengeluarkan kemampuan terbaik untuk bisa terus melangkah. Itu akan menjadi ujian besar buat kami. Start baik di kandang sendiri akan sangat krusial," ungkap Jamie Carragher di situs resmi klubnya.

Kenyataan bahwa Liverpool sudah lebih dari sekali tumbang di Anfield sepanjang musim ini membuat Inter datang dengan kepercayaan diri yang tinggi. Tak mau membuang peluang, Nerazzurri memasang target menang di leg pertama, Rabu (20/2/2008).

"Kami harus berpikir kalau ini bisa menjadi keuntungan. Kami harus mencoba melakukan yang terbaik tanpa berpikir tentang leg kedua di kandang, dan mencoba memastikan lolos sebelum bermain di kandang," seru Julio Cruz.

Ingat pula bahwa Liverpool lolos ke babak 16 besar dengan mati-matian setelah hanya meraih satu angka dari tiga pertandingan pertama fase knock out. Hanya tiga kemenangan beruntun di laga-laga terakhir yang akhirya mengantar mereka lolos sebagai runner-up Grup A di bawah FC Porto. (din/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads