Misi Balas Dendam Inggris di Eropa

Misi Balas Dendam Inggris di Eropa

- Sepakbola
Kamis, 06 Mar 2008 10:20 WIB
Jakarta - Inggris gagal ikut serta di Piala Eropa. Namun di level klub, untuk sementara mereka malah mendominasi Liga Champions. Bakal balas dendam di kompetisi klub dengan jadi raja "Benua Biru"?

Bak meretas kesuksesan musim lalu, di mana Inggris menempatkan tiga wakil di babak semifinal, hal yang sama kini kembali diretas. Sudah tiga klub yang memastikan masuk ke perempatfinal, yakni Arsenal, Chelsea dan Manchester United.

Jumlah wakil Inggris tersebut untuk sementara adalah yang terbanyak di antara wakil negara-negara lainnya. Ketiga "singa-singa" Inggris itu bahkan juga masih menanti satu "singa" lainnya, yakni Liverpool yang baru akan menghadapi Inter Milan pekan depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika The Reds mampu menyisihkan Nerazzuri, maka kekuatan big four Premiership bakal lengkap dan benar-benar mendominasi Liga Champions. Artinya, Inggris diwakili empat klub, sementara Italia (AS Roma), Spanyol (Barcelona), Jerman (Schalke) dan Turki (Fenerbahce) masing-masing hanya punya satu wakil.

Yang senang pastinya publik sepakbola Inggris. Hal tersebut niscaya kembali melahirkan kebanggaan setelah negaranya absen di Piala Eropa --fakta yang cukup memalukan mengingat Inggris diklaim sebagai "Rumahnya Sepakbola", apalagi kompetisi di negara itu disebut-sebut sebagai yang paling hebat saat ini.

Misi untuk mengembalikan reputasi Inggris di Eropa tersebut bisa jadi pelecut semangat wakil-wakilnya untuk terus melaju di Liga Champions, dan lantas menempati tahta juara. Tak mudah, memang.

Dalam perjalanannya ke partai puncak, para wakil Inggris bisa saja sudah saling bunuh di babak perempatfinal. Meski hal itu jelas merugikan buat negara tersebut karena menipiskan peluang salah satu wakilnya jadi jawara, rasa gentar dipastikan tak ada dalam benak mereka.

Salah satu gambarannya adalah dari ucapan dari Manajer MU Sir Alex Ferguson, yang juga berharap Inggris meloloskan seluruh empat wakilnya ke perempatfinal walau tak khawatir akan ada "perang saudara" di delapan besar. Ucapan itu dilontarkan sebelum Chelsea memastikan satu tiket.

"Kalau Liverpool lolos, dan saya berharap Chelsea juga lolos, maka akan ada 40 persen kesempatan seluruh tim Inggris bertemu di perempatfinal dan itu tak bikin saya khawatir," tegas dia ketika itu.

Kini, seluruh rakyat Inggris bisa jadi sedang menanti lolosnya Liverpool. Kemudian mereka akan harap-harap cemas menunggu hasil pengundian babak perempatfinal dan semifinal Liga Champions, yang sedikit banyak akan jadi penentu nasib wakil-wakil Inggris, dalam memenuhi misinya "membalaskan dendam" kegagalan menembus Piala Eropa.

Misi tuntas, atau malah kandas?

(krs/arp)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads