Fiorentina mengkandaskan perlawanan Everton di Goodison Park, Kamis (13/3/2008) dinihari. Kalah 2-0 di waktu normal dan tambahan waktu 2x15 menit, La Viola melenggang berkat keunggulan 4-2 di adu tendangan 12 pas.
Demikian juga PSV, yang juga dipaksa menyerah oleh Spurs lewat gol tunggal Dimitar Berbatov di menit 81 di waktu normal dan babak ekstra. Namun di momen adu penalti, PSV berhasil mengungguli Spurs dengan skor 6-5.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun dua gol Everton dibukukan Andrew Johnson di menit 16 dan Mikel Arteta pada menit 67. Karena tak ada gol lagi hingga babak kedua rampung, babak tambahan waktu pun dilangsungkan mengingat di pertemuan pertama Fiorentina juga menang 2-0.
Tak ada gol terjadi dalam 2x15 menit. Adu penalti menjadi alternatif terakhir untuk mencari pemenang dan La Viola dalam hal ini lebih beruntung.
Melebarnya tendangan Yakubu Ayegbeni dan sukses Sebatian Frey menepis tendangan Philip Jagielka, disusul sukses Mario Alberto Santana mengeksekusi tendangan 12 pas membuat Fiorentina melenggang dengan skor 4-2.
Sama seperti Fiorentina, PSV juga melenggang berkat ketidakberuntungan Spurs. Dimitar Berbatov, O'Hara, Tom Huddlestone, Darrent Bent dan Daniel Zokora sukses melaksanakan tugasnya sebagai eksekutor, namun tidak untuk Jermaine Jenas dan Pascal Chimbonda. Sementara di kubu PSV, Danko Lazovic menjadi satu-satunya wakil yang gagal. PSV pun melenggang dengan keunggulan 6-5.
Tiket ke perempatfinal juga didapat Getafe berkat kemenangan tipis 1-0 atas Benfica lewat gol Albin di menit 77 yang membuat agregate keseluruhan menjadi 3-1.
(ian/din)











































