Skenario ke semifinal memang lebih berpihak pada Liverpool. Soalnya The Kop hanya butuh minimal hasil seri 0-0 untuk bisa lolos ke empat besar.
Namun performa Arsenal di luar kandang yang cukup bagus membuat semuanya tidak dapat diprediksi. Hasil imbang 1-1 pun sangat mungkin kembali tercipta, seperti di dua edisi sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam hal ini, baik Liverpool maupun Arsenal berharap skenario tersebut tidak terjadi. Kedua tim sangat ingin menyelesaikan pertandingan dalam tempo 90 menit saja.
"Kami tak akan memainkan laga ini hanya untuk penalti, tapi kami bermain untuk kemenangan," tegas Arsene Wenger seperti dilansir YahooSports.
Pendapat serupa dilontarkan Rafa Benitez. Di tempat berbeda, manajer The Reds itu mengaku tak terlalu suka dengan adu penalti, yang menurutnya hanya berbau keberuntungan. Karena itulah saat sesi latihan ia tidak memberi porsi latihan untuk adu tos-tosan.
"Saya lebih memilih untuk menang. Jika ingin lolos, penting bagi kami untuk bisa mencetak gol lebih dulu," tandasnya.
"Dalam adu penalti, yang menentukan adalah mental pemain. Mereka yang memiliki skill bagus belum tentu bisa menjadi eksekutor," imbuh Rafa dengan nada sedikit menyindir seperti dikutip The Suns.
(ian/arp)











































