Di Premiership musim ini, Ronaldo memuncaki papan topskorer sementara dengan 28 golnya. Pun demikian di Liga Champions, di mana winger Portugal itu masih jadi pemain tertajam dengan raihan tujuh buah gol. Buat fans "Setan Merah", dirinya tak pelak jadi pujaan.
Menjelang laga semifinal Liga Champions melawan Barcelona di Nou Camp, Kamis (24/4/2008) dinihari WIB, Ronaldo --atau kini acap disebut CR7-- pun digadang bakal jadi salah satu bintang pertandingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di menit-menit awal pertandingan, pemain yang pada 5 Februari lalu genap berusia 23 tahun itu menjadi algojo penalti usai bek lawan, Gabriel Milito, menyentuh bola. Tinggal berhadapan dengan kiper Victor Valdes dari titik 12 pas, sontekan Ronaldo gagal menggetarkan gawang lawan.
Sebelumnya, dia relatif tak kesulitan menuntaskan tugas dari titik putih. Apa ada yang berbeda dari biasanya, misalnya, caranya mengambil tembakan penalti? "Saya tak berubah. Saya mencetak beberapa penalti dari sisi itu tapi hari ini saya tak mencetak gol, tak masalah," jawabnya dalam wawancara dengan Sky Sports.
Dengan kegagalan Ronaldo mencetak gol ke-39-nya musim ini, pertandingan pun berakhir imbang tanpa gol. Akan tetapi, hasil serupa diyakininya tak bakal kembali terulang pada leg kedua di Old Trafford pekan depan. "Nanti kami akan bermain di rumah. Saya pikir kami akan menang," tegas dia.
Kegagalannya mencetak gol dari titik putih sepertinya tak membuat Ronaldo patah arang. Dia tetap optimistis dan misi lain kini diusungnya. "Sekarang saya akan mencetak gol di Manchester," pungkas pemain bernomor punggung tujuh itu.
Ronaldo memang harus berupaya keras untuk membayar lunas kegagalannya di Nou Camp. Jika MU nantinya sampai tersingkir, yang langsung teringat pertama kali oleh fans "Red Devils" pasti adalah kegagalannya menuntaskan tendangan penalti ke gawang Valdes.
(krs/key)











































