Wembley Merugi Rp 400,3 M

Wembley Merugi Rp 400,3 M

- Sepakbola
Jumat, 25 Apr 2008 16:17 WIB
Wembley Merugi Rp 400,3 M
London - Setahun setelah resmi dibuka kembali, New Wembley memberi kabar mengejutkan. Stadion kebanggaan Inggris itu merugi 22 juta poundsterling atau sekitar Rp 400,3 miliar.

Di tahun pertama setelah resmi dibuka kembali, pihak pengelola Wembley memang sudah memperkirakan bakal menderita kerugian. Namun seperti diberitakan Telegraph, jumlah yang mencapai angka 22 juta poundsterling jauh lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya.

Uniknya pengeluaran terbesar untuk tahun pertama ini adalah untuk pembiayaan pengamanan. Kekhawatiran akan adanya ancaman terorisme telah menyedot 50% dari total pengeluaran Wembley setahun ke belakang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Padahal sejak diresmikan pada 9 Maret 2007 lalu aktivitas di stadion dengan kapasitas 90.000 tempat duduk untuk pertandingan sepakbola itu tergolong minim. Hanya ada beberapa konser besar digelar di sana yaitu George Michael, Muse, Konser untuk Diana serta Live Earth. Sementara untuk tahun 2009 baru satu konser yang pasti digelar yakni Foo Fighters.

Menggelar banyak konser di musim panas memang jadi salah satu alternatif untuk menutupi kerugian yang diderita. Selain itu pihak Wembley dan FA juga tengah mengadakan pembicaraan dengan sebuah konsorsium bank untuk membantu pembiayaan ulang pinjaman sebesar 433 juta poundsterling tahun 2002 lalu.

Wembley memang bisa menggelar banyak event besar tanpa batas setiap tahunnya, namun itu tetap harus mempertimbangkan kondisi lapangan. Tahun lalu lapangan Wembley mengalami kerusakan parah setelah menggelar pertandingan NFL, ujung-ujungnya Wembley malah harus merogoh 750.000 poundsterling untuk memperbaiki permukaan lapangan.

Pihak Wembley hingga kini juga menyimpan keyakinan kalau mereka masih memiliki kondisi keuangan yang sehat untuk beberapa tahun ke depan. Hingga kini setiap tahunnya FA mensubsidi Wembley sebesar 13 juta pounsterling untuk menutupi kerugian yang diderita. (din/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads