Untuk pertama kali dan satu-satunya, Inggris mencatat prestasi besar pada tahun 1966. Di bawah asuhan manajer Sir Alf Ramsey, The Three Lions sukses menjadi juara dunia di hadapan publik sendiri.
Setelahnya, Inggris menjumpai kegagalan demi kegagalan. Hanya pada tahun 1990, St George's Cross nyaris mengulangi pencapaian akbar itu. Diasuh Sir Bobby Robson, Inggris maju ke semifinal Piala Dunia namun disingkirkan oleh Jerman Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir saya bisa membawa Inggris lebih jauh daripada Bobby Robson tahun 1990. Kenapa tidak? Kita perlu jadi ambisius," ucap Capello seperti dilansir Reuters, Senin (26/5/2008).
Melewati pencapaian tim Robson, berarti Capello siap menghela Wayne Rooney dkk hingga ke final Piala Dunia. Apa tidak berlebihan, Don Capello?
"Saya selalu bekerja untuk mencapai puncak. Saya sudah bersama Roma, Juventus, Milan dan Real Madrid dan saya selalu ingin mencapai puncak. Saya tidak mengerti bila ada yang merasa sebaliknya," tangkis pria berumur 61 tahun itu.
Capello sudah bekerja meracik Inggris selama lebih kurang empat bulan. Dua pertandingan persahabatan dilakoni di bawah kendali Capello. Hasilnya, satu kemenangan melawan Swiss dan dikalahkan oleh Prancis.
Sebelum menghadapi partai kualifikasi Piala Dunia pertamanya, Capello masih harus membawa Inggris di tiga laga ujicoba. Melawan Amerika Serikat serta Trinidad & Tobago pekan depan, juga bersua Republik Ceko di bulan Agustus.
"Kami punya materi yang bagus dan sangat kompetitif menghadapi lawan manapun. Anda hanya harus mengubah mentalitas tim ini. Saya percaya kami bisa melakukannya, tapi para pemain juga harus yakin. September nanti, kita akan mendapat gambaran penuhnya," tandas Capello.
(arp/roz)











































