Adalah Barcelona dan beberapa klub Inggris, salah satunya adalah Chelsea, yang dikabarkan berminat pada Arshavin. Faktanya hingga kini belum terdengar kabar adanya penawaran resmi yang diajukan terhadap striker 27 tahun itu.
Kilau yang ditunjukkan Arshavin di Austria-Swiss ternyata juga membawa efek yang tidak mengenakkan. Karena jadi incaran banyak klub, nilai jual Arshavin melonjak drastis, yang membuat beberapa klub justru mengurungkan niat melakukan penawaran.
"Mungkin saya telah melakukan hal yang salah sebagai seorang individu dengan bermain baik di Euro 2008 karena setelah itu nilai saya di bursa terus meningkat," ungkap Arshavin seperti diberitakan Telegraph.
Setelah Chelsea mundur dari perburuan, beberapa hari lalu gantian Barcelona yang juga membatalkan niatnya. Arshavin yang sebelumnya dibekukan Zenit hingga menunggu kejelasan transfer akhirnya meminta dirinya kembali dimasukkan ke dalam tim.
Hari Rabu (9/7/2008) malam kemarin waktu Rusia, Arshavin akhirnya kembali dimainkan pelatih Dick Advocaat saat Zenit ditundukkan Spartak Nalchik 3-4 di Liga Rusia. Ini bisa mengakhiri spekulasi masa depan pengoleksi 37 caps dan sumbangan 13 gol untuk Rusia itu.
"Saya tak ingin memainkannya tapi dia bilang dia ingin kembali bersama tim. Buat saya itu menunjukkan tingkat profesionalismenya," ungkap Advocaat. (din/roz)











































