Yang disukai pelatih berusia 60 tahun itu dari Rooney adalah sikapnya yang tidak egois di lapangan. Itulah yang coba diingatkan Lippi buat skuad Azzurri, tim yang kembali ditanganinya setelah Roberto Donadoni dipecat setelah Italia gagal bersinar di Piala Eropa lalu.
"Yang lebih penting dari pembahasan soal formasi adalah menyangkut filosofi, hasrat para pemain hebat untuk melayani tim, ketika tim lawan menguasai bola. Contohnya Rooney di Manchester United," kata Lippi kepada Gazzetta dello Sport, Minggu (20/7/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang pertama ada metafora tentang rasa lapar (gelar) yang luar biasa. Sekarang kami harus menemukan motivasi yang baru," tandasnya seperti dilansir Reuters.
"Tim ini harus merasa kuat. Yang penting adalah kepercayaan diri tidak menjadi rasa takabur, tapi tak ada risiko tentang itu."
Lippi juga mengomentari soal Amauri, striker kelahiran Brasil yang sedang diwacanakan bakal berganti kewarganegaraan untuk membela timnas Italia. Hanya saja ia masih mendua: menanti paspornya beres sekaligus tetap menunggu dipanggil timnas Brasil.
Apa reaksi Lippi? "Saya tak suka kalau ada pemain yang menari-nari di antara satu timnas ke timnas lainnya dalam satu bulan. Saya ingin pemain yang kuat, punya keputusan menentukan. Saya tidak meminta apapun dari siapapun. Kalau secara hukum dia bisa menjadi orang Italia dan memilih Italia, saya tidak akan tidak senang."
Aksi pertama Lippi dalam periode keduanya menukangi Luca Toni dkk adalah pada 20 Agustus di Nice, menghadapi Austria dalam laga persahabatan. Partai resminya adalah babak kualifikasi Piala Dunia di Siprus pada 6 September dan Georgia empat hari kemudian. (a2s/roz)











































