Emblem tersebut terpaksa digusur di Olimpiade Beijing karena dikhawatirkan bisa berdampak buruk pada upaya Brasil menjadi tuan rumah Olimpiade 2016.
Peraturan Komite Olimpiade Internasional (IOC) menggariskan bahwa sebuah negara tidak boleh mengusung emblem konfederasinya dalam pertandingan. Dalam hal ini, baju Brasil yang disponsori Nike tersebut mencantumkan logo CBF di dada sebelah kiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rio de Janeiro adalah salah satu finalis untuk jadi tuan rumah bersama Chicago, Tokyo dan Madrid. Keputusan siapa yang berhak menyelenggarakan Olimpiade 2016 akan diumumkan IOC pada Oktober 2009.
Alhasil di sisa laga tim Brasil akan mengenakan jersey Nike yang sama, kendati tanpa emblem konfederasinya. "Teixera memutuskan menerima permintaan komite untuk menghindari ketidaknyamanan atau rasa malu menyoal upaya kota (Rio de Janeiro) untuk jadi tuan rumah tahun 2016," lanjut pernyataan tersebut.
Pergantian kostum tersebut akan mulai dilakukan oleh tim sepakbola wanita Brasil saat melawan Korea Utara, Sabtu (9/8/2008), diikuti tim sepakbola pria-nya ketika menghadapi Selandia Baru, Minggu (10/8/2008).
"Semua pemain dan orang Brasil bangga dengan jersey yang terdapat lima bintangnya (posisi bintang penanda juara Piala Dunia tersebut berada tepat di atas emblem CBF --red). Kami masih bisa memakainya, tapi kalau itu mengganggu upaya Brasil jadi tuan rumah Olimpiade 2016, kami memahami dan menerimanya," ujar bintang Brasil Ronaldinho.
Jersey Nike yang dikenakan tim sepakbola sebenarnya juga mengundang polemik lain. Delegasi Olimpiade Brasil pada Olimpiade kali ini disponsori oleh Olympikus, yang jelas-jelas tidak senang karena tim sepakbola "Negeri Samba" malah mengenakan seragam yang disponsori oleh salah satu perusahaan saingan.
(krs/a2s)











































