Jakarta - Aston Villa merombak skuadnya besar-besaran. Para pemain inti cabut, para pemain baru sebagai pengganti didatangkan. Bisa tetap perkasa?
Aston Villa Turun Mesin
Aston Villa menjual sembilan pemainnya di bursa transfer musim panas 2026. Hampir seluruhnya adalah pemain inti (Getty Images/Shaun Botterill)
Morgan Rodgers dan Emi Martinez dijual ke Chelsea, Tielemans dijual ke MU, Konsa dijual ke Arsenal, Digne ke PSG, Watkins ke Al Hilal, sampai Konsa ke Arsenal (Mike Hewitt/Getty Images)
Total, Villa raup 360 juta Euro atau setara Rp 7,4 triliun dari penjualan pemain-pemainnya! (Manchester United via Getty Imag/Ash Donelon)
Aston Villa kemudian membeli enam pemain dan meminjam dua pemain. Ada satu yang didapat dengan bebas transfer, Leon Goretzka (dok. Aston Villa)
Dua pemain direkrut dari Chelsea yakni Nicolas Jackson seharga 55 juta Euro dan meminjam Alejandro Garnacho (Neville Williams/Aston Villa FC via Getty Images)
Kiper asal Jepang, Zion Suzuki dibeli dari Parma (Getty Images/Molly Darlington)
Villa total belanja habiskan 216 juta Euro atau setara Rp 4,4 triliun (Aston Villa FC via Getty Images/Neville Williams)
Sampai sejauh mana Villa bersaing di Premier League musim ini? Dua laga awal dimulai dengan kekalahan beruntun (Action Images via Reuters/Andrew Couldridge)










































