Kehebatan Ronaldo di tenis meja sudah dia miliki saat masih berumur sangat belia. Meski sejak kecil juga menggeluti sepakbola, tenis meja jadi cabang olahraga lain yang sangat dikuasai winger Real Madrid itu.
"Setelah sepakbola, ping pong adalah olahraga favorit saya. Saya suka menyaksikan pertandingan profesional dan juga memainkannya," ungkap Ronaldo dalam Autobiografinya, Momentos, yang akan dirilis dalam waktu dekat.Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saking hebatnya bermain tenis meja, Ronaldo bahkan sempat disarankan menjadikan olahraga tersebut sebagai piliahnnya. Tak main-main, soalnya dia sudah ditawari untuk memperkuat tim tenis meja Sporting.
"Suatu hari pelatih tenis meja Sporting berkata, 'Saya sudah melihat kamu bermain dan saya pikir kami bisa menjadi pemain yang hebat. Mau masuk ke dalam tim?'. 'Tidak, terimakasih,' saya menjawabnya".
"Saya ingin menjadi pesepakbola. Ping pong hanya sekadar hobi, bukan olahraga di mana Anda ingin menjadi atlet profesional," sambung mantan pemain Manchester United itu.
Sama seperti kehebatannya mengolah si kulit bundar, Ronaldo mengaku dia punya dua tangan yang sama hebat untuk bisa diandalkan bermain tenis meja. Namun tetap saja olahraga tersebut bukan pilihan hatinya.
"Dia terus dan terus mencoba meyakinkan saya (bergabung dengan tim tenis meja). Saya selalu bilang 'tidak' dan dia akhirnya menyerah. Sepakbola selalu menjadi hasrat saya. Saya tak tahu apakah ping pong sudah kehilangan salah satu pemain bagusnya, tapi saya tahu kalau saya menikmatinya," pungkas Ronaldo.
Pastinya Ronaldo tak menyesal memilih sepakbola sebagai profesinya sebagai seorang atlet. Dari kecepatan dan kelihaian kakinya, dia kini menjadi pemain termahal dunia dan meraih banyak sukses.
(din/a2s)











































