'Tembak-tembakan', Dua Pemain Dihukum Klub

'Tembak-tembakan', Dua Pemain Dihukum Klub

- Sepakbola
Jumat, 21 Okt 2011 16:45 WIB
Tembak-tembakan, Dua Pemain Dihukum Klub
Guadalajara - Pilihan selebrasi yang dilakukan Marco Fabian de la Mora dan Alberto Medina membuahkan hukuman pada keduanya. Soalnya, gaya "tembak-tembakan" yang mereka pertontonkan amat ditentang oleh klubnya.

De la Mora dan Medina dijatuhi denda masing-masing 50 ribu peso atau sekitar Rp 32 juta atas aksi mereka saat merayakan sebuah gol, ketika Guadalajara menundukkan Estudiantes UAG 5-2 dalam lanjutan Liga Meksiko akhir pekan lalu. Demikian dilaporkan Reuters, Jumat (21/10/2011).

Usai menjebol gawang lain, De la Mora meluapkan kegembiraannya dengan berakting seolah-olah menembak kepala Medina dengan pistol, dan rekannya itu pun menimpalinya dengan cara menjatuhkan tubuhnya ke belakang. (Lihat YouTube-nya di sini).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yang membuat selebrasi itu menjadi sebuah kesalahan besar adalah karena pertandingan itu digelar di kawasan yang sangat tinggi tingkat kekerasan terkait obat-obatan terlarang, yang tercatat sudah memakan korban 44 ribu jiwa.

"Saya betul-betul menyesal. Ketika saya menonton lagi videonya, saya jadi marah dan menyesal karena bermain-main dengan sesuatu yang sakral, yaitu nyawa manusia," tutur De la Mora pada Kamis lalu setelah mendonasikan satu juta dolar peso untuk sebuah panti asuhan anak-anak di perbatasan utara kota Ciudad Juarez.

Uang sebesar itu merupakan gabungan dari nilai denda De la Mora dan Medina yang mereka dobelkan sendiri, ditambah sumbangan rekan-rekan setimnya yang lain. Ciudad Juarez adalah salah satu kota paling keras di Meksiko, dan rute utama perdagangan drug ke Amerika Serikat.

β€œMembuat selebrasi dalam sepakbola itu bagus, tapi jangan pernah seperti itu. Respek saya untuk Meksiko, untuk Meksiko yang bebas kekerasan, untuk ibu-ibu dan kerabat pada korban," tambah De la Mora.

(a2s/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads