De la Mora dan Medina dijatuhi denda masing-masing 50 ribu peso atau sekitar Rp 32 juta atas aksi mereka saat merayakan sebuah gol, ketika Guadalajara menundukkan Estudiantes UAG 5-2 dalam lanjutan Liga Meksiko akhir pekan lalu. Demikian dilaporkan Reuters, Jumat (21/10/2011).
Usai menjebol gawang lain, De la Mora meluapkan kegembiraannya dengan berakting seolah-olah menembak kepala Medina dengan pistol, dan rekannya itu pun menimpalinya dengan cara menjatuhkan tubuhnya ke belakang. (Lihat YouTube-nya di sini).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya betul-betul menyesal. Ketika saya menonton lagi videonya, saya jadi marah dan menyesal karena bermain-main dengan sesuatu yang sakral, yaitu nyawa manusia," tutur De la Mora pada Kamis lalu setelah mendonasikan satu juta dolar peso untuk sebuah panti asuhan anak-anak di perbatasan utara kota Ciudad Juarez.
Uang sebesar itu merupakan gabungan dari nilai denda De la Mora dan Medina yang mereka dobelkan sendiri, ditambah sumbangan rekan-rekan setimnya yang lain. Ciudad Juarez adalah salah satu kota paling keras di Meksiko, dan rute utama perdagangan drug ke Amerika Serikat.
βMembuat selebrasi dalam sepakbola itu bagus, tapi jangan pernah seperti itu. Respek saya untuk Meksiko, untuk Meksiko yang bebas kekerasan, untuk ibu-ibu dan kerabat pada korban," tambah De la Mora.
(a2s/din)











































