Mario Balotelli berjanji akan bertanggung jawab secara penuh atas anak yang kini dikandung mantan pacarnya. Tapi itu hanya akan dia lakukan jika terbukti secara medis kalau anak itu benar darah dagingnya sendiri.
Demikian diungkapkan Balotelli saat dimintai konfirmasi oleh wartawan terkat kabar dirinya akan jadi ayah. Seperti diberitakan sebelumnya, mantan pacar Balotelli yang bernama Raffaella Fico tengah mengandung anak dari hubungan mereka berdua dan kini usia kandungannya sudah menginjak bulan keempat.
Yang kemudian jadi 'masalah' adalah fakta bahwa Balotelli dan Raffaella sudah putus sejak beberapa bulan lalu. Karenanya, Balotelli kini pun mempermasalahkan alasan mantannya yang dianggap telat memberikan informasi soal kehamilan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku tidak ada hubungan lagi dengan Raffaella. Begitu juga dengan dia. Raffaella tahu betul bahwa sejak kami berpisah, aku tak ingin kembali bersamanya," lanjut Balotelli.
"Beberapa hari lalu, aku mendengar dari orang lain bahwa dia hamil. Aku lantas menghubunginya dan membenarkan hal tersebut. Aku sangat kecewa. Aku tidak berpikir hal ini normal karena aku mengetahui segalanya setelah empat bulan (usia kandungan Fico). Mengapa dia tak menghubungiku segera untuk mengatakan sesuatu yang penting seperti ini (berita kehamilannya--red)?"
"Aku akan bertanggung jawab jika benar terbukti ia (Fico) mengandung anakku," tandasnya.
Balotelli juga mengaku kecewa dengan langkah Raffaella yang mempublikasikan foto-foto dan berita kehamilannya pada media. Dia menuduh mantannya itu telah menjadikan berita kehamilannya sebagai komoditas untuk nemambah popularitas dan kekayaan.
"Saya pikir Raffaella sudah cukup terkenal dan dia tak butuh cerita ini untuk kebutuhan publikasi. Ini adalah kali pertama dan terakhir saya membicarakan soal ini di hadapan publik dan saya tidak berniat untuk memberi tanggapan lainnya, apapun yang nantinya ditulis atau dikatakan Raffaella," tuntas pemain Manchester City itu.
(din/mrp)











































