Dari Newcastle untuk Pemain Muslimnya: Musala di St James' Park

- Sepakbola
Kamis, 04 Apr 2013 14:35 WIB
Papis Cisse & Ben Arfa (Getty Images/Alex Livesey)
Newcastle - Para pemain Newcastle United yang menganut agama Islam tak perlu lagi mencari-cari ruangan di stadion untuk menunaikan ibadah salat. Kini pihak klub sudah menyediakan ruang khusus untuk melakukannya.

Sebelumnya, beberapa pemain Muslim Newcastle disebutkan harus menggunakan sejumlah ruangan di St James' Park jika waktu salat lima waktu telah tiba dan mereka tengah berada di stadion itu--khususnya sebelum pertandingan.

Sebagai bentuk apresiasi dan toleransi antarumat beragama, pihak Newcastle pun pada prosesnya berencana menyediakan ruang khusus untuk mereka. Kini musala khusus itu pun telah tersedia.

"Kami meyakini bahwa kami kini memiliki lebih banyak pemain Muslim di tim inti kami dibandingkan dengan tim-tim lain di Liga Primer, jadi penting untuk memerhatikan kebutuhan mereka," ungkap seorang sumber Mirror yang ada di klub Newcastle.

"Sebelum ini mereka harus menggunakan sejumlah ruangan di sini untuk beribadah sebelum pertandingan. Kini mereka memiliki sebuah ruangan khusus."

Saat ini setidaknya ada tujuh pemain inti Newcastle yang menganut agama Islam. Mereka adalah Papiss Cisse, Cheick Tiote, Hatem Ben Arfa, Massadio Haidara, Mapou Yanga-Mbiwa, Moussa Sissoko, dan Mehdi Abeid. Sebelum Demba Ba dilego ke Chelsea, ia pun disebut acapkali menjadi imam buat para rekan-rekannya dalam menjalankan salat.

"Ibadah salat sudah menjadi bagian penting dari persiapan kami sebelum pertandingan."

"Di antara para pemain lain, dulu Demba adalah yang paling taat. Secara rutin ia akan salat sebelum laga-laga penting dan kemudian diikuti rekan-rekannya. Itu membantu terbangunnya ikatan di antara mereka," ujar sumber itu.


(krs/mrp)