Gonzaes geleng-geleng kepala ketika ditanya kaitan usia dan ketajamannya ke gawang lawan. Di saat bersamaan Eva langsung protes kemudian tertawa menanggapinya.
Rupanya pertanyaan itu sudha berulang kali mampir kepada mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau banyak yang ngomong soal umur, semua jadi motivasi. Umur itu hanya angka," timpal Gonzales.
Sejatinya wajar saja kalau usia Gonzales selalu dipertanyakan dan makin banyak frekuensinya belakangan ini. Pemain naturalisasi kelahiran Uruguay itu baru saja menjadi pencetak gol terbanyak Piala Presiden 2017. Sepanjang turnamen, Gonzales menceploskan 11 gol.
Di antara gol-gol itu ada dua pertandingan yang membuat penampilan Gonzales mencolok. Gonzales mencetak hattrick pada babak final dan membawa Arema FC menjadi juara Piala Presiden.
Penampilan lebih sip ditunjukkannya pada babak semifinal. Gonzales yang akan berulang tahun ke-41 pada bulan Agustus nanti mencetak lima gol saat laga Arema FC melawan Semen Padang pada leg 2 semifinal.
Cristian Gonzales dan keluarga Foto: detikcom/Femidiah |
"Saya tidak tahu apakah saat masuk lapangan saya akan jadi topskorer atau apakah tim saya yang jadi juara. Setiap saya masuk lapangan saya cuma pikir harus kerja keras untuk tim. Kalau bisa juara alhamdulillah, topskor alhamdulillah," kata Gonzales.
[Baca Juga: Doa, Keluarga, dan Sikap Positif Jadi Rahasia Gonzales Tetap Tajam]
Eva mengamini apa yang dikatakan Gonzales. Bahkan, soal latihan fisik, baik Gonzales maupun Eva sama-sama mengatakan kalau Gonzales tak punya jadwal khusus untuk berlatih ekstra.
Namun, rupanya Eva mempunyai rutinitas sebagai kunci kebugaran Gonzales. Dia mengatur pola makan Gonzales sejak lama.
"Abang enggak makan daging lokal. Dia hanya mengonsumsi daging tanpa lemak dari sapi yang vegetarian," kata Eva.
"Saya tinggal lama di Eropa dan Amerika Latin makanya saya tahu cara memasak makanan Eropa. Dulu saat masih tinggal di Kediri, di sana tidak ada fresh bread, saya yang bikin sendiri tiap pagi untuk Abang.
"Saya tidak terlalu paham soal gizi atlet, tapi saya tahu menu-menu sehat. Oregano, paprika merah, herbal-herbal yang lain selalu saya sediakan untuk Abang," tutur Eva.
Selain itu, di rumah mereka di Malang tersedia ruangan sauna. Sehingga, Gonzales bisa memanfaatkannya kapan saja.
Eva juga berupaya mendukung Gonzales pada setiap pertandingan. Dia selalu mendampingi Gonzales dalam laga kandang ataupun tandang. Eva baisa menggelar pengajian sebelum Gonzales bertanding, juga berdzikir dan puasa saat Gonzales merumput.
Ya, Gonzales memang selalu meminta agar istri dan anak-anaknya bisa selalu mendampinginya saat pertandingan away. Meskipun, mereka tak tinggal dalam satu hotel dalam laga-laga itu. Bahkan, Eva dan anak-anaknya tak minta fasilitas klub ataupun PSSI.
"Bayar sendiri lho," celetuk Gonzales soal kebiasaan istri dan anak mendampinginya pada pertandingan away di klub ataupun timnas.
"Abang bersikap profesional, saya pun juga demikian. Kalaupun harus memberikan roti gandum untuk Abang, saya sediakan waktu dua menit untuk menyerahkannya. Itu sudah cukup," jelas Eva yang berprofesi sebagai mentor tari salsa itu menimpali.
Pasangan beda negara itu dikaruniai empat anak. Mereka Amanda, Michael, Fernando, dan Vanessa.
Bagaimana soal masa depan Gonzales bersama Arema FC pada Liga 1 ini?
"Insya Allah tetap Arema FC," kata Gonzales. (fem/din)












































Cristian Gonzales dan keluarga Foto: detikcom/Femidiah