sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 17 Jun 2020 05:20 WIB

Marcus Rashford Vs Pemerintah Inggris, Striker MU Menang!

Yanu Arifin - detikSport
Manchester Uniteds Marcus Rashford celebrates after scoring his sides opening goal from the penalty spot during the English Premier League soccer match between Manchester City and Manchester United at Etihad stadium in Manchester, England, Saturday, Dec. 7, 2019. (AP Photo/Rui Vieira) Striker Manchester United, Marcus Rashford. (Foto: AP Photo/Rui Vieira)
Manchester -

Marcus Rashfod memenangkan pertarungan kebijakan dengan Pemerintah Inggris. Apa yang striker Manchester United itu desak?

Dilansir BBC, Rashford berhasil membuat pemerintah Inggris melanjutkan pemberian kupon makan gratis senilai 15 paun per anak atau Rp 266 ribu. Kupon itu ditujukan untuk 1,3 juta anak-anak kurang mampu di Inggris selama musim panas.

Awalnya, Departemen Pendidikan tidak akan memberikan kupon sepanjang musim panas. Kebijakan itu ditentang keras Rashford.

Rashford sempat menjelaskan, dirinya berasal dari keluarga tak mampu, di mana ibunya, yang seorang buruh, punya lima orang anak. Beranjak dari pengalaman hidupnya yang susah, ia bertekad membantu agar anak-anak di Inggris jangan sampai kelaparan.



Sebagai bintang sepakbola Inggris, ia menyuarakan kritikan kepada pemerintah agar tetap memberikan kupon makan gratis lewat media sosialnya. Ia juga mengirim surat terbuka kepada Departemen Pendidikan Inggris agar kebijakannya dibatakan.

Namun, permohonannya sempat ditolak. Rashford juga malah balik dikritik oleh beberapa anggota parlemen di media sosial, bahwa penyerang 22 tahun itu sebaiknya 'mengurusi masalahnya sendiri'.



Namun, semakin banyak yang mendukung Rashford. Sampai akhirnya, Pemerintah Inggris akhirnya mengalah, dan menganggarkan 120 juta paun untuk tetap memberi anak-anak kupon makan gratis.

Juru bicara resmi Perdana Menteri mengatakan, "Karena pandemi virus corona, Perdana Menteri sepenuhnya memahami bahwa anak-anak dan orang tua menghadapi situasi yang sama sekali belum pernah terjadi sebelumnya selama musim panas ini," tulis pernyataan Pemerintah Inggris.

"Untuk mencerminkan hal ini, kami akan menyediakan dana makanan musim panas Covid. Ini akan menyediakan kupon makanan untuk periode liburan enam minggu," jelasnya.

Pemerintah juga mengapresiasi apa yang dilakukan Rashford. Menurutnya, pesepakbola itu telah menggunakan perannya sebagai bintang dengan tepat, yakni menyuarakan isu-isu penting alias tidak bungkam melihat sekitar.

"Saya berbicara dengan Marcus Rashford hari ini untuk memberi selamat kepadanya atas kampanyenya, yang sejujurnya baru saya sadari baru-baru ini," kata Perdana Menteri Boris Johnson dalam konferensi pers-nya.

"Saya berterima kasih padanya untuk apa yang telah dia lakukan. Saya pikir dia sudah benar untuk menarik perhatian pada masalah ini, dan pada dasarnya kami punya banyak anak yang belum bisa kembali ke sekolah," jelas Johnson.


Rashford sendiri bersyukur desakannya dikabulkan. Ia menilai, apa yang dilakukannya bukan untuk keuntungan pribadinya, melainkan demi masa depan anak-anak Inggris.



"Ini bukan tentang saya atau Anda, ini bukan tentang politik. Ini adalah seruan untuk membantu orang tua yang rentan di seluruh negeri," tulisnya di media sosial.

"Saya hanya menyediakan platform agar suara mereka didengar. Hari ini, saya berdiri bangga karena kami didengar, dan melakukan apa yang benar."

"Masih ada jalan panjang, tapi saya bersyukur, kami telah membuat para orang tua tidak memikirkan satu hal pada malam harinya. Kesejahteraan anak harus selalu menjadi prioritas," tulisnya, menyambut desakannya dikabulkan.

Rashford sendiri tengah bersiap menyambut kembalinya Liga Inggris. Ia sudah pulih dari cedera, dan berpotensi diturunkan MU saat menghadapi Tottenham Hotspur di London, Sabtu (20/6) dini hari WIB.

(yna/pur)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com