On This Day: 'Lahirnya' Tendangan Panenka

Bayu Baskoro - Sepakbola
Sabtu, 20 Jun 2020 21:40 WIB
Panenka Penalty
Hari ini 44 tahun lalu, Antonin Panenka mencetak gol penalti Panenka yang ikonik. (Foto: -)
Beograd -

Hari ini 44 tahun yang lalu, tendangan penalti Panenka pertama kali diperkenalkan di final Piala Eropa 1976. Ada kisah menarik di balik sepakan ikonik tersebut.

Siapa yang tidak kenal dengan tendangan Panenka? Sebuah trik mengeksekusi bola penalti dengan cara mencungkil bola hingga melambung masuk ke dalam gawang.

Beberapa pemain top dunia pernah mencoba tendangan Panenka saat mengambil bola penalti. Mulai dari Francesco Totti di Piala Eropa 2000, Andrea Pirlo pada Piala Eropa 2012, hingga Alexis Sanchez saat laga final Copa America 2015.

KIEV, UKRAINE - JUNE 24:  Andrea Pirlo of Italy chips the ball in the penalty shootout past Joe Hart of England during the UEFA EURO 2012 quarter final match between England and Italy at The Olympic Stadium on June 24, 2012 in Kiev, Ukraine.  (Photo by Alex Livesey/Getty Images)Andrea Pirlo mengeksekusi penalti Panenka di Piala Eropa 2012. (Foto: Alex Livesey/Getty Images)

Tendangan Panenka sendiri rupanya diambil dari nama Antonin Panenka yang merupakan mantan pemain timnas Cekoslowakia. Dia adalah orang pertama yang memperkenalkan eksekusi penalti itu saat menghadapi Jerman (saat itu Jerman Barat) pada final Piala Eropa 1976 di Yugoslavia.

Dalam laga final yang berlangsung tanggal 20 Juni 1976 itu, Cekoslawkia dan Jerman Barat bermain imbang 2-2 hingga akhir babak tambahan. Alhasil, penentuan juara Piala Eropa ditentukan lewat adu penalti.

Empat pemain Cekoslowakia sukses mencetak seluruh gol, sementara empat penggawa Jerman Barat hanya mampu mencetak tiga gol, yang membuat skor menjadi 4-3 untuk Cekoslowakia. Panenka lalu maju sebagai eksekutor pamungkas timnya.

Alih-alih menendang bola dengan keras, mantan pemain Rapid Wina itu justru mencungkil bola yang melambung pelan melewati Maier yang sudah terjun ke arah kiri gawang. Bola pun masuk ke jala Jerman Barat dan Cekoslowakia menjadi juara dengan kemenangan adu penalti 5-3.

Melansir Eurosport, Panenka menggagas tendangan seperti itu lantaran dirinya selalu kalah taruhan bir dan coklat dengan rekan setimnya, Zdenek Hruska, saat berlatih adu penalti. Dia lalu memikirkan cara bagaimana bisa menaklukkan kiper dengan mudah, namun sulit diantisipasi.

"Saya akhirnya sadar kalau kiper selalu menunggu sampai sebelum saat terakhir demi bisa mengantisipasi ke mana arah bola, serta terjun pas sebelum bola ditendang agar dia dapat menjangkau bola tepat waktu," kata Panenka, dikutip dari Eurosport.

"Saya mengambil kesimpulan kalau lebih mudah menjebol gawang dengan melakukan trik seolah-olah ingin menendang kencang, tapi pada akhirnya justru cuma mencungkil bola pelan ke tengah gawang," Panenka mengungkapkan.

Eksekusi penalti itu kemudian menjadi populer dan orang-orang menyebutnya sebagai tendangan Panenka, sebagai bentuk penghormatan kepada Antonin Panenka.



Simak Video "Ini 4 Tim yang Lolos ke Piala Eropa 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/pur)