Ditilang karena Ngebut, Oezil Mengaku Salah Baca Satuan Kecepatan

Adhi Prasetya - Sepakbola
Jumat, 06 Nov 2020 04:00 WIB
LONDON, ENGLAND - NOVEMBER 28: Mesut Ozil of Arsenal looks on from the substitute bench ahead of the UEFA Europa League group F match between Arsenal FC and Eintracht Frankfurt at Emirates Stadium on November 28, 2019 in London, United Kingdom. (Photo by Mike Hewitt/Getty Images)
Oezil mengaku salah baca satuan kecepatan di mobilnya. Foto: Getty Images/Mike Hewitt
London -

Mesut Oezil kena tilang karena ngebut pada Juli lalu. Ia mengaku salah membaca satuan kecepatan.

Oezil diketahui melanggar batas kecepatan saat mengendarai mobil Mercedes miliknya pada 2 Juli lalu. Siang itu, ia baru pulang dari latihan bersama Arsenal.

Diketahui, Oezil menyetir dengan kecepatan 97 mil/jam, atau sekitar 156 km/jam. Akibatnya, pemain asal Jerman itu pun harus menjalani sidang terkait kasusnya itu, yang berlangsung pekan ini.

Oezil pun memberi penjelasan dan permohonan maaf kepada hakim pengadilan wilayah Bromley. Dalam pembelaannya, Oezil salah mengira satuan kecepatan yang tertera di mobilnya.

Meski sudah tujuh tahun tinggal di London, Oezil saat itu lupa dan mengira mobilnya melaju dalam kecepatan 97 km/jam, padahal yang sebenarnya adalah 97 mil/jam. Ia menyebut kesalahpahaman itu karena di Jerman, pengukur kecepatan di mobil tercatat dalam km/jam.

"Karena ada pembatasan selama pandemi COVID-19, jalanan jadi kosong," tulis pernyataan Oezil, dikutip dari The Sun.

"Penjelasan yang bisa saya berikan adalah karena tak banyak kendaraan di jalan, konsentrasi saya pun sempat hilang. Mobil yang saya kendarai mesinnya tak bising dan transmisinya otomatis."

"Saya seorang warga negara Jerman, dan saya jelas lebih terbiasa mengendarai mobil yang kecepatannya tertulis dalam km/jam, dibandingkan dengan yang mil/jam," jelasnya.

Oezil pun dilaporkan bersedia untuk dihukum, karena ia memang menyadari kesalahannya. Namun ia meminta agar surat izin mengemudi (SIM) miliknya tak dicabut, dan hukumannya digantikan denda saja.

Alasannya, istrinya, Amine Gulse, tak bisa menyetir dan Oezil masih harus mengantarkan anaknya yang belum genap setahun untuk bepergian ke klinik.

"Saya masih pergi bekerja setiap hari dengan mobil dan saya juga punya komitmen pribadi dan seorang bayi yang masih kecil," sambung Oezil.

"Dalam situasi saat ini, saya menolak bepergian dengan kendaraan umum untuk mengantar putri saya. Istri saya tak bisa menyetir dan oleh sebab itu, saya harus menyetir untuk mengantar anak saya ke klinik," jelas pemain berdarah Turki itu.

Mesut Oezil saat ini sedang dibekukan oleh Arsenal. Namanya tak masuk dalam skuad Liga Inggris dan Liga Europa, sehingga ia pun belum pernah turun di musim ini.



Simak Video "Senyum Oezil Saat Jalani Latihan Perdana Bersama Fenerbahce"
[Gambas:Video 20detik]
(adp/bay)