Arsene Wenger Gagas Ide Throw In Pakai... Kaki!

Bayu Baskoro - Sepakbola
Selasa, 02 Mar 2021 19:25 WIB
BERLIN, GERMANY - FEBRUARY 17:  Arsene Wenger during an interview at the Mercedes Benz Building prior to the Laureus World Sports Awards on February 17, 2020 in Berlin, Germany. (Photo by Boris Streubel/Getty Images for Laureus)
Arsene Wenger menggagas lemparan ke dalam menggunakan kaki. (Foto: Getty Images for Laureus/Boris Streubel)
Paris -

Mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger, memberikan gagasan inovatif terkait aturan sepakbola. The Professor menggagas ide lemparan ke dalam menggunakan kaki!

Lemparan ke dalam atau throw in merupakan salah satu bagian dari permainan sepakbola. Lemparan ke dalam dilakukan oleh pemain jika bola keluar melewati garis samping lapangan.

Untuk aturan throw in, para pemain melemparkan bola ke dalam lapangan menggunakan tangan yang diayunkan di atas kepala, dengan kaki berada di garis atau di luar lapangan. Apabila tidak sesuai ketentuan, lemparan tersebut digantikan oleh lawan.

Seiring berkembangnya sepakbola modern, aturan lemparan ke dalam belum banyak mengalami perubahan. Meski begitu, tidak sedikit pakar sepakbola yang menyampaikan gagasan progresif terkait peraturan throw in.

Salah satu ide datang dari Arsene Wenger. Pria yang kini bekerja sebagai kepala Global Football Development FIFA itu mencetuskan gagasan lemparan ke dalam menggunakan kaki.

LONDON, ENGLAND - OCTOBER 27: Kieran Tierney of Arsenal takes a throw in during the Premier League match between Arsenal FC and Crystal Palace at Emirates Stadium on October 27, 2019 in London, United Kingdom. (Photo by Catherine Ivill/Getty Images)Pemain Arsenal, Kieran Tierney, melakukan lemparan ke dalam. (Foto: Getty Images/Catherine Ivill)

Menukil laporan Tuttosport, ide Wenger itu berangkat dari banyaknya kasus tim yang diuntungkan setelah mampu merebut bola throw in lawannya. Lemparan ke dalam yang semestinya menguntungkan tim yang melakukannya, justru berbalik menjadi kerugian.

"Dengan lima menit tersisa, lemparan ke dalam yang anda lakukan seharusnya menguntungkan anda, ketika di situasi yang sama anda mendapati sembilan pemain tim anda mesti melawan sepuluh pemain lawan," kata Wenger, dikutip dari Tuttosport.

"Statistik menunjukkan bahwa dari sepuluh lemparan ke dalam, delapan di antaranya anda kehilangan bola. Anda dipaksa melakukannya menggunakan tangan anda dan siapapun yang menerima bola selalu dikawal pemain bertahan lawan," dia menambahkan.

"Pada bagian lapangan anda sendiri, anda seharusnya memungkinkan melakukan throw in menggunakan kaki. Itu akan membuat permainan menjadi lebih cepat dan lebih spektakuler, yakni dengan menyodorkan kemungkinan membalikkan keadaan di waktu yang singkat," ujarnya.

Ide Arsene Wenger tersebut rencananya akan ditinjau dalam pertemuan International Football Association Board (IFAB), Jumat (5/3/2021). IFAB merupakan badan internasional yang bertanggung jawab untuk mempelajari setiap perubahan atau inovasi dalam aturan sepakbola.

Detikers setuju atau tidak nih dengan ide lemparan ke dalam menggunakan kaki? Silahkan beri pendapatmu di kolom komentar ya!

Simak juga 'Arsene Wenger Enggan Balikan dengan Arsenal':

[Gambas:Video 20detik]



(bay/krs)