Diserang Legenda Hoki Swedia, Ibrahimovic Membalas

Randy Prasatya - Sepakbola
Selasa, 30 Mar 2021 06:30 WIB
Swedens Zlatan Ibrahimovic tries to control the ball during the World Cup 2022 group B qualifying soccer match between Kosovo and Sweden at the Fadil Vokrri stadium in Pristina, Kosovo, Sunday, March 28, 2021. (AP Photo/Visar Kryeziu)
Zlatan Ibrahimovic telah menyumbang dua assist untuk Timnas Swedia di Kualifikasi Piala Dunia 2022. (Foto: AP/Visar Kryeziu)
Jakarta -

Zlatan Ibrahimovic terlibat perang kata-kata dengan legenda hoki Swedia, Borje Salming. Apa yang dilontarkan kedua belah pihak ini?

Ibrahimovic telah kembali ke Timnas sepakbola Swedia, setelah lima tahun yang lalu menyatakan pensiun. Kembalinya striker 39 tahun itu tampaknya tidak disukai oleh Salming.

Dia menegaskan Ibrahimovic harus menghormati orang lain, ada pula pernyataan bahwa dalam hidup tidak semua hal bisa diraih.

"Saya ingin menjelaskan, saya menghormati Zlatan atas apa yang dia lakukan. Ini luar biasa, terutama pada usianya," kata Salming kepada Aftonbladet.

"Namun, saya tidak suka gayanya, gerak-geriknya dan apa yang dia katakan ketika dia tidak mencapai apa yang dia inginkan. Anda tidak bisa selalu mendapatkan apa yang Anda inginkan, dan ketika itu terjadi, Anda harus menghormati orang lain," sambungnya.

"Saya telah bertanya pada diri sendiri mengapa dia melakukan itu berkali-kali. Dia tidak bisa melakukan apapun yang dia inginkan hanya karena dia adalah pemain yang lebih baik dari yang lain," tegasnya.

Ibrahimovic membalas pernyataan dari Salming setelah berhasil membantu Swedia mengalahkan Kosovo 3-0 di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Ibra selama ajang tersebut belum mencetak gol, namun menyumbang dua assist.

"Di Swedia mereka selalu menyerang saya apapun yang saya lakukan. Di Italia tidak seperti itu, saya lebih bebas. Hanya karena saya gerak tangan saya di lapangan, tidak benar bahwa saya negatif, saya mencela," kata Ibrahimovic seperti dikutip dari Corriere Della Sera.

"Bagi saya itu adalah cara menghargai apa yang dilakukan rekan satu tim saya. Dia tidak mengenalku dan jadi yang terbaik adalah tutup mulut. Hanya karena Anda menggerakkan tangan bukan berarti Anda negatif," sambungnya.

"Sikap saya positif, jadi pikirkan diri sendiri, karena saya akan berpikir dengan cara sendiri. Meskipun dia mencatat rekor, itu tidak berarti dia melakukan hal yang benar," striker AC Milan itu menegaskan.



Simak Video "Ibrahimovic Pamer Ferari Terkencang Miliknya, Seperti Apa?"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/raw)