Ban Kapten yang Dibuang Ronaldo Dilelang untuk Pengobatan Bayi di Serbia

Randy Prasatya - Sepakbola
Rabu, 31 Mar 2021 05:01 WIB
BELGRADE, SERBIA - MARCH 27: Cristiano Ronaldo of Portugal reacts during the FIFA World Cup 2022 Qatar qualifying match between Serbia and Portugal at FK Crvena Zvezda stadium on March 27, 2021 in Belgrade, Serbia. Sporting stadiums around Serbia remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors.  (Photo by Srdjan Stevanovic/Getty Images)
Ban kapten Ronaldo dilelang untuk pengobatan bayi asal Serbia. (Foto: Srdjan Stevanovic/Getty Images)
Jakarta -

Ban kapten yang dibuang Cristiano Ronaldo saat ngamuk malah ada manfaatnya. Ban kapten itu kini dilelang untuk biaya pengobatan seorang bayi di Serbia.

Portugal ditahan imbang Serbia 2-2 di Red Star Stadium, Minggu (28/3/2021) dini hari WIB pada Kualifikasi Piala Dunia 2022. Sempat unggul dua gol lebih dulu berkat Diogo Jota, Portugal dibobol lawan lewat Aleksandar Mitrovic dan Filip Kostic.

Kontroversi merebak di menit-menit akhir. Cristiano Ronaldo mencetak gol, tapi wasit tak mengesahkannya karena bola dinilai belum melintasi garis gawang.

Padahal yang terjadi sebaliknya: tayangan ulang menunjukkan bola memang sudah masuk sepenuhnya ke gawang. Masalahnya adalah tidak ada teknologi garis gawang atau Video Assistant Referee (VAR) untuk mengoreksi keputusan wasit.

CR7 pun protes keras dengan keputusan wasit tersebut. Imbasnya, ia dapat acungan kartu kuning dari wasit Danny Makkelie. Protes Ronaldo berlanjut dengan cara meninggalkan lapangan sebelum laga berakhir. Ia bahkan melepas lalu membanting ban kaptennya.

Associated Press melaporkan bahwa seorang pekerja stadion mengambil ban kapten itu, kemudian menyerahkannya ke sebuah kelompok amal, yang mengumpulkan dana untuk operasi seorang bayi berusia enam bulan asal Serbia.

Anak itu dikabarkan mengalami atrofi otot tulang belakang, yang merupakan kelainan bawaan hingga menyebabkan degenerasi otot dan mengalami kelemahan secara progresif.

Lelang ban kapten itu dilakukan secara online selama tiga hari.



Simak Video "Kampung Halaman Cristiano Ronaldo Kebanjiran"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/bay)