Eks Inter Milan Ini Buka Suara Setelah Serang sang Ayah

Randy Prasatya - Sepakbola
Senin, 05 Apr 2021 20:40 WIB
MODENA, ITALY - AUGUST 30:  Fredy Guarin of FC Internazionale Milano in action during the Serie A match between Carpi FC and FC Internazionale Milano at Alberto Braglia Stadium on August 30, 2015 in Modena, Italy.  (Photo by Giuseppe Bellini/Getty Images)
Fredy Guarin berterima kasih atas dukungan yang diberikan orang-orang terkait masalah pribadinya. (Foto: Getty Images/Giuseppe Bellini)
Jakarta -

Mantan gelandang Inter Milan, Fredy Guarin, buka suara setelah dikabarkan menyerang sang ayah. Begini kata pesepakbola 34 tahun tersebut.

Guarin saat ini berstatus pemain Millonarios. Pesepakbola 34 tahun itu belum lama ini meminta libur karena ada masalah pribadi.

Hal itu merujuk kepada pertikaian di lingkaran keluarga. Menurut surat kabar El Pais di Kolombia, pihak keluarga menelepon polisi dan menyebut Guarin menyerang ayahnya sendiri.

Dia kemudian jatuh ke tanah saat ditarik keluar dari rumah oleh polisi, dengan noda darah di celana jinsnya. Guarin dikabarkan dalam pengaruh zat kimia dalam konflik tersebut.

Guarin kemudian merilis pernyataan untuk mengungkapkan posisinya. Dia juga berterima kasih kepada semua yang mendukungnya di momen sulit ini.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih yang tulus kepada keluarga saya, teman-teman saya, penggemar saya, rekan tim saya, dan manajemen klub atas solidaritas dan dukungan tanpa syarat mengenai situasi pribadi dan keluarga saya saat ini," kata Guarin dalam unggahan surat di akun Twitter pribadi, yang diterjemahkan oleh Football Italia.

"Mengenai versi yang beredar di media sosial tentang apa yang terjadi, saya ingin mengklarifikasi bahwa apa yang dikatakan tentang anggota keluarga saya tidak benar."

"Saya berharap rasa hormat untuk mereka, terutama untuk anak-anak saya, yang tidak boleh menderita akibat ekspos saya di depan umum atau tindakan saya."

"Hari ini, saya menghadapi salah satu pertandingan sulit, tapi saya yakin dengan bantuan Tuhan dan mereka yang percaya dan mengenal saya, saya akan memenangkannya."

"Saya sangat menghargai semua pesan penyemangat, yang memberi saya harapan untuk menjadi lebih baik dari hari ke hari," tegasnya pencatat 141 penampilan saat membela Inter Milan itu.

Ibu Guarin, Silvia Vasquez, juga mengunggah surat yang sama di Instagram peribadi. Dia menambahkan ucapan dukungan kepada sang anak di unggahan tersebut.

"Tuhan, saya bersyukur untuk keluarga, terima kasih untuk anak-anak saya, terima kasih kepada suami saya, terima kasih juga untuk cucu, dan keyakinan saya kepada Tuhan. Tak ada batasnya, kami selalu bersatu untuk berjuang dalam masalah ini dengan tangan Tuhan. Terima kasih, Tuhan," tulisnya.

Guarin bermain untuk Boca Juniors pada 2005/06, kemudian pindah ke Eropa untuk bergabung dengan Saint-Etienne. Dua tahun kemudian dia pindah ke Porto dan lanjut ke Inter Milan, sebelum bergabung dengan Shanghai Shenhua.

Dia kembali ke Amerika Selatan dengan bermain untuk Vasco da Gama. Tahun ini dia berkostum Milionarios yang akan segera dia tinggalkannya.

(ran/krs)