Striker Israel Edit Bendera Palestina yang Dibawa Pemain Leicester!

Yanu Arifin - Sepakbola
Senin, 17 Mei 2021 16:55 WIB
Palestinian flag and sky. Photo taken in the West Bank.
Bendera Palestina. (Foto: Joel Carillet/Getty Images/iStockphoto)
Eindhoven -

Pemain Leicester City membawa bendera Palestina di final Piala FA. Fotonya kemudian diedit oleh striker asal Israel ini.

Solidaritas mengalir untuk Palestina dari dunia sepakbola. Salah satunya muncul akhir pekan kemarin.

Di pertandingan final Piala FA, yang pertemukan Chelsea vs Leicester City di Stadion Wembley, Sabtu (15/5/2021), terlihat bendera Palestina terbentang. Usai Leicester menang 1-0, dua pemainnya menyatakan sikapnya atas apa yang terjadi di Yerusalem.

hamza choudhury wesley fofana leicester city palestina piala fa final piala faDua pemain Leicester City, Hamza Choudhury dan Wesley Fofana, membentangkan bendera Palestina usai jadi juara Piala FA, Sabtu (15/5). (Foto: Twitter @lnstantFoot)

Hamza Choudhury terlihat membawa bendera Palestina masuk ke lapangan, usai laga tuntas. Ia mengajak rekannya, Wesley Fofana, membentangkan bersama dengan trofi Piala FA di Stadion Wembley. Momen itu menjadi viral di media sosial.

Kemudian, foto Choudhury dan Fofana menentang bendera Palestina, rupanya direspons pemain Israel. Eran Zahavi, penyerang PSV Eindhoven, mengeditnya jadi bendera Israel.

Lewat unggahan Instastory-nya di akun @eranzavani, Zahavi memperlihatkan foto dua pemain Leicester City jadi menentang bendera Israel. Bagian gambar bendera Palestina yang dibawa Choudhury dan Fofana, diganti dengan bendera Israel.

eran zahavi palestina israel psv eindhovenFoto dua pemain Leicester membentangkan bendera Palestina, diedit Eran Zahavi menjadi bendera Israel. Foto: Instagram @eranzahavi

[Gambas:Instagram]

Sebuah tulisan juga dibubuhi di atas foto editan Zahavi. "Terima kasih atas dukungan kalian," tulisnya.

Unggahan Instastory itu kemudian dihapus oleh Zahavi. Namun, unggahannya sudah terlanjur viral di media sosial.

Konflik Israel dan Palestina sendiri memanas sebulan terakhir, dengan sepanjang Ramadan kedua negara bentrok. Bentrok dipicu dari keinginan Israel menggusur warga Palestina di Sheikh Jarak. Laporan terakhir menyebut, 190 warga Palestina tewas dan ribuan luka-luka, sementara 8 orang meninggal dari kubu Israel.

(yna/krs)