Lionel Messi Tanda Tangani Tato 'Dahsyat' Penggemar asal Brasil

Randy Prasatya - Sepakbola
Senin, 21 Jun 2021 20:00 WIB
MADRID, SPAIN - DECEMBER 23: Lionel Messi of Barcelona celebrates after scoring his sides second goal during the La Liga match between Real Madrid and Barcelona at Estadio Santiago Bernabeu on December 23, 2017 in Madrid, Spain.  (Photo by Denis Doyle/Getty Images)
Lionel Messi memberikan tanda tangan di punggung fan asal Brasil. (Foto: Denis Doyle/Getty Images)
Brasilia -

Seorang penggemar Lionel Messi memilik tato selebrasi yang ikonik saat melawan Real Madrid. La Pulga pun menepati janjinya untuk menambahi sebuah tanda tangan.

Messi saat ini sedang memperkuat Timnas Argentina di Copa America 2021 yang berlangsung di Brasil. Nah, menjelang pergi ke sesi latihan untuk menghadapi Paraguay, Messi menyempatkan diri menghampiri fan.

Fan itu bernama Igor, yang merupakan seorang pemadam kebakaran dari Sobradinho, Brasilia. Igor memiliki tato bergambar selebrasi Messi di Barcelona saat membobol gawang Real Madrid.

Tato tersebut sudah ada di punggung Igor sejak 2019 dengan. Biaya pembuatannya menurut The Daily Star mencapai Rp 30 juta dan dibikin dalam tiga sesi selama kurun waktu 12 jam.

Gambar tato Igor membanjiri media sosial setelah TyC Sports pertama kali mengabadikannya. Gambar itu juga sampai ke Lionel Messi dan dia bereaksi di Instagram.

"Tato yang dahsyat, aku menyukainya. Aku ingin bertemu dengannya dan menandatanganinya," kata Messi kala itu.

Messi dan Igor akhirnya bertemu dengan di sela-sela pagar pembatas. La Pulga kemudian memberikan tanda tangan di punggung Igor meski sempat ada pertentangan dari pihak keamanan.

Tanda tangan Messi yang cuma dari spidol kemudian diabadikan. Igor langsung mematenkan tanda tangan Messi dengan ditato juga.

Argentina berada di Grup A Copa America. Albiceleste mengumpulkan empat poin setelah imbang dari Chile dan mengalahkan Uruguay.

Lionel Messi dkk. selanjutnya bertemu Paraguay yang mengoleksi tiga angka. Kemenangan bisa membuat beban Argentina berkurang pada dua laga akhir fase grup melawan Bolivia dan Venezuela.




(ran/krs)