Mantan Bek Inggris Buka-bukaan soal Seks Bebas di Kampung Olimpiade

Bayu Baskoro - Sepakbola
Kamis, 29 Jul 2021 06:00 WIB
LONDON - JULY 12: General views of the Olympic Village at the Olympic Park on July 12, 2012 in London, England. (Photo by Scott Heavey/Getty Images)
Kampung Olimpiade menjadi tempat tinggal para atlet selama turnamen berlangsung. (Foto: Getty Images/Scott Heavey)
London -

Mantan pemain Timnas Inggris, Micah Richards, bercerita soal pengalamannya di Kampung Olimpiade. Dia mengakui tempat tersebut penuh dengan aktivitas seksual.

Richards membela tim sepakbola putra Britania Raya pada Olimpiade London 2012. Eks pemain bertahan Manchester City itu mengantarkan negaranya sampai ke babak perempatfinal.

Britania Raya yang kala itu diperkuat pemain seperti Daniel Sturridge, Craig Bellamy, hingga Ryan Giggs itu disingkirkan wakil Asia, Korea Selatan. Tim besutan Stuart Pearce kalah aduh penalti 4-5, usai bermain imbang 1-1.

Micah Richards mengklaim bahwa kekalahan Britania ketika itu tidak bisa dilepaskan dari lingkungan selama Olimpiade berlangsung. Dia secara spesifik membeberkan kehidupan para atlet selama di Kampung Olimpiade.

Dalam percakapannya bersama Jamie Carragher di podcast The Greatest Game, Richards blak-blakan membicarakan aktivitas seksual di Kampung Olimpiade. Dia menyebut para atlet bisa melakukan seks bebas satu sama lain.

"Kami ada di perkampungan tersebut dan itu kacau banget. Bayangkan saja Kampung Olimpiade dengan semua atlet dan segala testoteron ini, dan itu semua gratis," kata Richards kepada The Greatest Game, seperti dikutip dari Daily Star.

"Banyak atlet-atlet bintang di sana. Memang sih Britania Raya punya bloknya sendiri, tapi semua orang bisa bersama-sama di sana," sambungnya.

AMSTERDAM, NETHERLANDS - NOVEMBER 15: Micah Richards of England battles for the ball with Arjen Robben of Holland during the International Friendly match between Holland and England at The Amsterdam ArenA on November 15, 2006 in Amsterdam, Netherlands. (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images)Micah Richards (kiri), saat tampil membela Timnas Inggris. (Foto: Laurence Griffiths/Getty Images)

"Itu menjadi sangat kacau, sehingga Stuart Pearce membawa kami keluar dari perkampungan karena dia berpikir ini sudah sangat mengganggu. Itu memang gila, semua orang ada di sana dan ada berpikir apa yang terjadi di sini?".

"Anda bisa menemukan atlet-atlet angkat besi, beberapa tampak seperti monster berjalan. Kemudian anda berpapasan dengan para perenang aduhai dan langsing, lalu atlet-atlet olahraga beregu. Ini benar-benar seperti 'apa yang terjadi?'," demikian kata Micah Richards.



Simak Video "Yang Bisa Dinantikan di Upacara Penutupan Olimpiade Tokyo 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/aff)