Mohamed Salah Bangkitkan Citra Muslim di Inggris

Afif Farhan - Sepakbola
Selasa, 14 Sep 2021 12:00 WIB
MADRID, SPAIN - APRIL 06: Mohamed Salah of Liverpool celebrates after scoring their teams first goal during the UEFA Champions League Quarter Final match between Real Madrid and Liverpool FC at Estadio Alfredo Di Stefano on April 06, 2021 in Madrid, Spain. Sporting stadiums around Spain remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Fran Santiago/Getty Images)
Mohamed Salah dengan perayaan sujud syukur ketika sukses bikin gol (Getty Images)
Liverpool -

Mohamed Salah sudah bermain sekitar empat musim di Liverpool. Studi membuktikan, kedatangan Salah membuat citra muslim membaik di tanah Inggris.

Mohamed Salah dibeli Liverpool dari AS Roma di tahun 2017 seharga 42 juta Euro atau setara Rp 706 miliar. Salah langsung menjelma jadi raja gol!

Salah dua kali menyabet dua gelar top skor Liga Inggris. Pemain asal Mesir itu juga membantu The Reds memenangi trofi Liga Inggris, Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub.

LIVERPOOL, ENGLAND - APRIL 10: Mohamed Salah of Liverpool celebrates after scoring their team's first goal during the Premier League match between Liverpool and Aston Villa at Anfield on April 10, 2021 in Liverpool, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors.  (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images)Mohamed Salah, lumbung gol Liverpool (Getty Images/Laurence Griffiths)

Terlepas dari penampilan Mohamed Salah di rumput hijau, nyatanya kedatangan Salah ke Liverpool juga membawa berkah untuk citra muslim di tanah Inggris!

Hal itu diungkapkan oleh penelitian dari Universitas Stanford beberapa waktu lalu. Dilansir dari ESPN, sejak Salah bermain buat Liverpool kejahatan rasial di wilayah Merseyside (kandangnya Liverpool) turun 19 persen.

Bukan cuma itu, di wilayah tersebut komentar anti-muslim juga turun drastis 50 persen!

Mohamed Salah memang menjadi sosok yang sederhana. Salah jarang memamerkan kemewahannya seperti pemain lain pun aksinya di lapangan juga jauh dari kontroversi.

Bukan cuma Salah seorang yang menjadi pemain muslim di Liverpool. The Reds juga punya pemain muslim lainnya seperti Sadio Mane dan Naby Keita.

LIVERPOOL, ENGLAND - JANUARY 02: Mohamed Salah of Liverpool celebrates with Sadio Mane after scoring his team's first goal during the Premier League match between Liverpool FC and Sheffield United at Anfield on January 02, 2020 in Liverpool, United Kingdom. (Photo by Clive Brunskill/Getty Images)Salah dan Mane (Clive Brunskill/Getty Images)

Keharmonisan beragama juga dilakukan oleh manajer Liverpool, Juergen Klopp. Klopp bahkan memberi waktu khusus buat pemain-pemain muslimnya untuk melakukan ibadah (salat) sebelum latihan atau ketika akan menjalani pertandingan.

"Salah dan para pemain muslim menghapus pandangan soal agama mereka yang dicap buruk oleh orang-orang lain," terangnya.

"Mereka adalah orang-orang yang menyenangkan dan penuh cinta. Rasanya fantastis bekerja dengan mereka, serta kami saling mengerti dan menghormati," lanjutnya.

"Mereka menjadi bukan cuma contoh pemain yang baik, tapi juga muslim yang baik dan dapat berpengaruh untuk dunia," tutupnya.

LIVERPOOL, ENGLAND - FEBRUARY 09: Jurgen Klopp, Manager of Liverpool celebrates victory with Mohamed Salah of Liverpool after the Premier League match between Liverpool FC and AFC Bournemouth at Anfield on February 9, 2019 in Liverpool, United Kingdom.  (Photo by Alex Livesey/Getty Images)Klopp dan Salah (Getty Images)
(aff/cas)