Clarence Seedorf Jadi Mualaf, Sudah Peluk Agama Islam

Tim detikcom - Sepakbola
Sabtu, 05 Mar 2022 10:30 WIB
CARDIFF, WALES - JUNE 03: Clarence Seedorf waves to fans inside the stadium prior to the UEFA Champions League Final between Juventus and Real Madrid at National Stadium of Wales on June 3, 2017 in Cardiff, Wales.  (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images)
Clarence Seedorf Jadi Mualaf, Sudah Peluk Agama Islam. Foto: Laurence Griffiths/Getty Images
Jakarta -

Eks bintang sepakbola Clarence Seedorf mengumumkan dirinya kini memeluk agama Islam. Ia jadi mualaf.

Mantan gelandang AC Milan, Real Madrid, dan Ajax itu membuat pengumuman tersebut di akun media sosial Instagram-nya. Seedorf berterima kasih atas beragam ucapan positif buat dirinya setelah masuk Islam.

"Aku sangat gembira dan senang bergabung dengan semua saudara dan saudariku di seluruh dunia, secara khusus buat Sophia-ku tersayang yang sudah mengajariku tentang makna Islam dengan lebih mendalam," tulis Clarence Seedorf.

Sophia itu sendiri merujuk pada sosok di samping Seedorf dalam postingan tersebut. Sophia Makramati disebut-sebut sebagai perempuan kelahiran Kanada berdarah Iran yang dinikahi Clarence Seedorf dua tahun lalu.

"Aku tidak mengubah namaku dan akan terus memakai nama pemberian orang tuaku, Clarence Seedorf! Aku mengirimkan kasih sayangku buat semua orang di dunia," tulis Seedorf, menambahkan sejumlah tagar termasuk #islam #love #peace.

Semasa bermain dulu, Seedorf dikenal sebagai salah satu pemain tengah paling jempolan baik ketika membela klub maupun timnas Belanda.

Setelah pensiun bermain, Clarence Seedorf merintis karier di dunia kepelatihan. Ia sudah menangani sejumlah klub termasuk AC Milan dan timnas Kamerun.

Tahun lalu, sebut Middle East Eye, Seedorf berkolaborasi dengan jawara UFC Khabib Nurmagomedov. Mereka meluncurkan Seedorf Khabib Performance Club, sebuah akademi sepakbola yang mereka sebut "menggunakan metode latihan unik" dengan menggabungkan sepakbola dan mixed martial arts (MMA).

Lihat juga Video: Ferdinand Hutahaean Sebut Mualaf Sejak 2017, Tapi Belum Tercatat di KTP

[Gambas:Video 20detik]




(krs/bay)