Duh! Van Gaal Derita Kanker Prostat

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Senin, 04 Apr 2022 08:30 WIB
FILE PHOTO: Soccer Football - World Cup - UEFA Qualifiers - Group G - Netherlands v Gibraltar - Feyenoord Stadium, Rotterdam, Netherlands - October 11, 2021 Netherlands coach Louis van Gaal REUTERS/Piroschka Van De Wouw/File Photo
Louis van Gaal jalani perawatan usai kanker prostat (REUTERS/Piroschka Van De Wouw
Amsterdam -

Pelatih Timnas Belanda Louis van Gaal blak-blakan soal penyakit kanker prostat yang dideritanya. Meski begitu, Van Gaal takkan mundur dari jabatannya tersebut.

Van Gaal sedang menjalani periode keempatnya menangani Belanda sejak kegagalan negara itu di Euro 2020. Van Gaal ditugasi untuk jadi pengganti Frank de Boer dan membawa Belanda lolos ke Piala Dunia 2022.

Belanda dibawanya ke Qatar November nanti sekaligus membayar kekecewaan gagal ke Piala Dunia 2018. Piala Dunia Qatar bakal jadi turnamen kedua Van Gaal di sana.

Untuk pelatih berusia 70 tahun, pencapaian Van Gaal ini terbilang luar biasa. Namun, siapa sangka di balik raut mukanya yang serius, Van Gaal menyimpan cerita sedih soal kanker prostat yang diidapatnya.

Menurut Van Gaal, tidak ada satu pun pemain maupun staf De Oranje yang tahu kondisinya saat ini.

"Saya sudah empat kali melatih timnas. Saya sering kok ke rumah sakit pada sore hari atau malam di setiap periode melatih. Pemain tidak ada yang tahu. Mereka masih melihat pipi saya yang kemerahan dan berpikir 'wah seperti buah pir yang ranum'. Well tentu saja saya tidak seperti itu," ujar Van Gaal dalam acara reality show Belanda Humberto yang dikutip ESPN.

"Saya rasa Anda tidak ingin orang-orang di kantor tahu, karena itu bisa mempengaruhi pilihan mereka atau apapun itulah. Saya rasa mereka tidak perlu tahu," sambungnya.

"Lihat saja, Anda kesembuhan kanker prostat besar, setidaknya 90 persen. Biasanya sih kuman yang mengikuti akan membunuh Anda. Kuman di dalam tubuh saya begitu agresif. Saya sudah menjalani kemoterapi 25 kali. Lalu, Anda punya manajemen yang bisa mengatur hidup Anda dan terus berjalan."

Louis van Gaal boleh dibilang pintar menyimpan rapat-rapat cerita tersebut dan baru mengumumkannya kepada publik di saat yang tepat.

"Saya punya perawatan yang lebih oke. Saya bahkan diperbolehkan lewat pintu belakang. Jika saya harus menunggu, maka saya akan ditempatkan di ruangan lain. Treatmentnya oke."

"Anda lakukan yang sama kepada teman dan keluarga. Mereka juga berkata sesuatu soal lingkungan saya dan itu mereka simpan rapat-rapat. Pintar sekali," tutup Van Gaal.

(mrp/pur)