Waduh, Ibu Pogba Dituding bagai Ketua Geng!

ADVERTISEMENT

Waduh, Ibu Pogba Dituding bagai Ketua Geng!

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Rabu, 31 Agu 2022 20:21 WIB
MOSCOW, RUSSIA - JULY 15: Paul Pogba of France celebrates the victory with his mother Yeo Pogba and his brothers Florentin Pogba, Mathias Pogba following the 2018 FIFA World Cup Russia Final between France and Croatia at Luzhniki Stadium on July 15, 2018 in Moscow, Russia. (Photo by Jean Catuffe/Getty Images)
Ibu Paul Pogba layaknya ketua geng, sangat berkuasa (Getty Images/Jean Catuffe)
Tours -

Intrik keluarga Paul Pogba makin memanas. Kali ini muncul klaim bahwa ibunda Pogba itu bagaikan seorang ketua geng yang sangat berkuasa atas anak-anaknya.

Pogba sedang terlibat drama keluarga yang melibatkan kakaknya, Mathias Pogba. Mathias mengunggah sebuah video yang berisikan ancaman untuk membongkar kedok Paul.

Tak cuma borok sang adik yang dibeberkan, Mathias juga siap mengungkap sisi buruk dari agen Paul Rafael Pimenta, hingga penyerang timnas Prancis, Kylian Mbappe yang diklaim kena guna-guna Paul.

Paul Pogba sendiri tidak terkejut dengan ancaman dari sang kakak, karena sudah mengetahuinya sejak lama. Bahkan Paul sudah melaporkan kepada pihak kepolisian atas ancaman tersebut.

Selain itu, Paul juga ingin membeberkan bahwa sang kakak bersama teman-temannya memang kerap membuat onar dan bikin dirinya kesal. Setelah drama kakak-adik, kini muncul lagi klaim soal ibundanya, Yeo Mariba.

Yeo Mariba disebut bertindak layaknya ketua geng di dalam keluarga Pogba dan punya kuasa penuh atas karier anak-anaknya.

"Saya sih tak terkejut melihat kejadian ini. Yeo Mariba adalah ketua geng, Dia yang mengatur segalanya, dia yang memutuskan ya atau tidak di dalam keluarga," ujar Presiden Tours FC Jean-Marc Etorri kepada Le Figaro.

Etorri dalam wawancaranya itu juga menceritakan kisah tak mengenakkan saat klubnya mengontrak Mathias pada 2018. Saat itu Etorri dan Tours merasa kena tipu Mathias yang menjanjikan uang 80 ribu euro untuk klub itu.

Tapi, hingga Mathias cabut dari klub, uang tersebut tak pernah dibayarkan. Mathias yang berposisi bek saat itu cuma tampil lima klub di klub yang berkompetisi di N1, kompetisi kasta kelima di Prancis.

"Dia ditawarkan ke kami, tapi kami semua menolaknya, terima kasih deh."

"Mereka bilang akan membuat Mathias main di klub kami dan Paul akan membayar gajinya, seluruh biaya selama di klub, Sebagai tambahan, dia akan merencanakan laga friendly di Tours dan dia juga akan menonton kakaknya bermain," papar Etorri.

(mrp/nds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT