Korban Perkosaan Mendy Sebelumnya Juga Bercinta dengan Grealish?

ADVERTISEMENT

Korban Perkosaan Mendy Sebelumnya Juga Bercinta dengan Grealish?

Kris Fathoni W - Sepakbola
Sabtu, 24 Sep 2022 09:17 WIB
Manchester City and France international footballer Benjamin Mendy (C) leaves after a pre-trial hearing at Chester Crown Court in Chester, northwest England, on February 2, 2022. - Mendy, who has been charged with seven counts of rape, was freed on bail last month with
Benjamin Mendy kini tengah menjalani proses persidangan. Foto: Lindsey Parnaby / AFP) (Photo by LINDSEY PARNABY/AFP via Getty Images
Jakarta -

Dari persidangan kasus dugaan pemerkosaan oleh pesepakbola Benjamin Mendy, terungkap kesaksian bahwa salah seorang korbannya lebih dulu bercinta dengan pesepakbola lain, Jack Grealish.

Hal itu diungkap oleh Woman 10, yang diduga merupakan korban pemerkosaan nomor 10 dari Benjamin Mendy, dalam persidangan pekan ini.

Woman 10 tersebut bersaksi bahwa perempuan lain, Woman 11, lebih dulu bercinta dengan Jack Grealish yang adalah rekan satu tim Mendy di Manchester City. Hubungan seksual itu terjadi di malam yang sama pada Agustus tahun lalu.

Dalam kesaksiannya, yang dilansir Mirror, Woman 10 mengaku bahwa setelah diperkosa oleh Benjamin Mendy ia mendapati sosok Woman 11 di sebuah selasar rumah si pesepakbola -- yang pada saat kejadian sedang menggelar pesta.

"[Woman 11] bilang kepadaku bahwa ia sudah berhubungan seks dengan Jack (Grealish). Aku tak tahu apakah itu terjadi karena mau sama mau atau ada unsur paksaan. Tapi ia membicarakannya," kata Woman 10.

"Kejadiannya setelah aku bersama Ben (Mendy) karena setelah itu ia juga tidur dengan Ben. Ia dibawa ke kamarnya Ben."

Dalam kesaksian yang sama, Woman 10 mengaku tidak membicarakan seks dengan Benjamin Mendy baik sebelum maupun sesudah kejadian. Ia mengaku mabuk berat usai minum-minum. Sebelum datang ke pesta, ia pun mengonsumsi kokain.

Masih menurut Woman 10, Benjamin Mendy sempat bertanya apakah dirinya minum pil (kontrasepsi). Woman 10 menjawab "tidak", tapi Mendy tetap saja menyalurkan hasratnya.

"Pada saat itulah aku tahu ingin berhenti melakukannya dan aku tidak mau melanjutkan. Sedari awal pun aku sebenarnya tidak mau. Ia (Mendy) 'selesai' sesuka hatinya, menuruti kehendak dirinya saja," ujar Woman 10.

(krs/raw)

ADVERTISEMENT