Piala AFF pertama dihelat pada 1996 silam, ketika itu masih bernama Piala Tiger. Tapi baru pada tahun 2004 format kompetisi mengalami perubahan, dimana babak semifinal dan final dihelat dua leg dengan sistem home dan away.
Sejak perubahan format pada tahun 2004 tersebut, telah ada empat tim berbeda berhasil menjadi juara. Singapura tiga kali meraihnya (2004, 2007, 2012), lalu ada Veitnam (2008), dan Thailand (2014). Yang menarik, ketiga tim tersebut menjadi juara dengan lebih dulu memenangi leg pertama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di 2007, Singapura menang 2-1 di kandang untuk kemudian mengimbangi Thailand 1-1 ketika main di Bangkok. Sementara pada Piala AFF edisi selanjutnya, Vietnam mencuri kemenangan 2-1 di Thailand untuk kemudian memaksakan hasil imbang 1-1 saat bermain di kandang.
Pada 2010, Malaysia mengalahkan Indonesia dengan skor telak 3-0 dalam final pertama yang dilangsungkan di Stadion Bukit Jalil. Ketika gantian main di GBK, Indonesia cuma bisa membalas dengan skor 2-1.
Tradisi serupa terulang pada 2012, ketika Singapura menang 3-1 atas Thailand di leg pertama dan hanya kalah 0-1 di leg kedua. Sementara dua tahun lalu Thailand menjadi juara setelah menang 2-0 atas Malaysia di kandang dan hanya kalah 2-3 ketika gantian menjalani laga away.
Tren ini bisa jadi pemacu semangat buat Indonesia menyudahi penantian untuk menjuarai Piala AFF. Skuat Garuda berhasil melakukan comeback untuk mengalahkan Thailand di leg pertama final AFF Suzuki Cup 2016 dengan skor 2-1.
[Baca Juga: Comeback, Indonesia Kalahkan Thailand 2-1]
Perjuangan Boaz Solossa dkk tentunya belum selesai karena mereka ditunggu laga berat di Stadion Rajamangala, Bangkok, pada Sabtu (17/12/2016) mendatang. Tapi sebagaimana Skuad Garuda sudah menunjukkan semangat yang luar biasa sejak fase grup, segala kemungkinan masih bisa terjadi. Termasuk untuk Indonesia mempertahankan keunggulan.
Saksikan video dari 20detik di sini:
(din/mfi)










































