Gol kemenangan "Singo Edan" tersebut lahir saat pertandingan telah memasuki menit ke-36. Umpan silang Emile Mbamba dari sebelah kanan jantung bertahanan Deltras mampu diteruskan Traore dengan tendangan spekulasi yang menjebol gawang lawan.
Di babak kedua Arema tak banyak mendapatkan peluang. Salah satu kreasi anak asuhan Gusnul Yakin tersebut adalah umpan Arif Suyono yang diteruskan tundukan kepala oleh Mbamba di menit 76. Tapi sundulannya masih bisa ditepis kiper Deltras, Syaifudin..
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Arema kehilangan kipernya, Dadang Sudrajat, karena cedera. Dia mengalami pendarahan pada hidung setelah dilanggar oleh pemain Deltras, Junior, di kotak penalti pada menit 59. Dadang lantas ditandu keluar lapangan dan dilarikan oleh ambulans.
Pertandingan itu sendiri berjalan dengan cukup keras dan melahirkan sejumlah kartu kuning bagi kedua kesebelasan.
"Dalam permainan keras wajar banyak kartu kuning. Itu sudah resiko," ujar Asisten Manajer Arema Malang Djoko Susilo kepada wartawan usai pertandingan.
Sementara itu di kubu Deltras, Pelatih Sidoarjo Abdul Rachman Ibrahim mengakui kalau timnya memang kesulitan menembus pertahanan Arema sehingga tak bisa menghindarkan diri dari kekalahan.
"Dua gelandang serang kita sulit memberikan kontribusi bola pada penyerang, seperti Junior di sayap kanan," katanya.
(krs/roz)











































