Penyerang sekaligus kapten kesebelasan, Bambang Pamungkas, menjadi bintang kemenangan tersebut melalui tiga gol yang dilesakkannya ke gawang tim tamu. Sedangkan dua gol lainnya disumbangkan Aliyuddin dan Greg Nwokolo.
Stadion Gelora Bung Karno, Minggu (7/9/2008), menjadi saksi kemenangan terbesar "Macan Kemayoran" di musim ini tersebut. Ini adalah kali pertama tim besutan Danurwindo bermain di kandang sendiri, setelah Polda Metro Jaya tidak memberi izin karena The Jak dinilai kerap menimbulkan kerusuhan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah itu Persija meluncurkan serangan bergelombang ke jantung pertahanan PSIS. Sedikitnya empat kali gawang "Mahesa Jenar" terancam, tapi sebanyak itu pula Agus Murod tidak perlu memungut bola dari gawangnya.
Penampilan Agus di bawah mistar gawang PSIS pun sangat baik. Ia membuat anak-anak ibukota frustasi karena tak mampu mengoyak jalanya sampai turun minum.
Di babak kedua Persija masih mendominasi dan terus menekan. Agus melakukan penyelamatan terbaiknya saat menepis sundulan BP dari jarak dekat. Sampai saat ini PSIS terlihat sangat percaya diri dalam menangkis setiap serbuan Persija.
Namun pertahanan PSIS akhirnya jebol juga di menit 66. Ponaryo Astaman memberi kontribusi besar buat Persija karena dari pergerakannya lahir gol yang ditunggu-tunggu suporternya itu.
Di depan kotak penalti ia mengumpan Robertino, yang kemudian meneruskannya kepada Aliyuddin yang berada di kanannya. Seorang bek PSIS memblok Aliyuddin, bola diburu Ponaryo, yang langsung menembaknya ke arah gawang.
Agus berhasil menghalau tendangan keras dari sudut sempit itu, tapi bola dengan cepat di-rebound BP. Gawang PSIS pun bergetar, stadion bergemuruh.
Selang dua menit kemudian Aliyuddin memperbesar kedudukan menjadi 2-0. Ia membelokkan arah tembakan BP di depan kotak penalti PSIS, dan Agus untuk kedua kalinya tak kuasa mencegah gol di gawangnya.
Dua gol cepat itu tampaknya membuat para pemain PSIS tersentak dan terhenyak. Apalagi BP kembali mencetak gol di menit 70, gantian dengan meneruskan umpan Aliyuddin. Kedudukan berubah menjadi 3-0.
Persija tidak berhenti sampai di situ. Di menit 81 BP mengukir hat-trick melalui diving header yang cantik dari umpan silang Soepriyono. Nwokolo menyempurnakan kemenangan Persija lewat golnya di menit 82. Papan skor berubah lagi menjadi 5-0, dan kali itu bertahan hingga pertandingan selesai.
Bagi PSIS kekalahan ini menjadi awal yang pahit bagi Bambang Nurdiansyah sebagaimana ia belum seminggu diangkat sebagai pelatih baru tim ibukota Jawa Tengah itu, setelah mengundurkan diri sebagai arsitek Arema Malang bulan lalu. (a2s/krs)











































